KETIK, JOMBANG – Fenomena ikan mabuk kembali terjadi di aliran Sungai Ngotok Ring Kanal, tepatnya di wilayah Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat 26 Juni 2026.
Peristiwa tersebut mengundang ratusan warga untuk beramai-ramai mencari ikan yang mengapung di permukaan sungai.
Warga menduga ikan-ikan yang bermunculan ke permukaan dalam kondisi lemas atau mabuk itu dipicu adanya gelontoran limbah yang masuk ke aliran Sungai Ngotok Ring Kanal. Akibatnya, ikan menjadi mudah ditangkap hanya dengan menggunakan serokan, jaring, maupun tangan.
Salah seorang warga Desa Menturo, Kecamatan Sumobito, Anto (45), mengatakan fenomena seperti ini dikenal warga sebagai ikan "munggut" atau ikan mabuk.
"Ikan mabuk atau munggut akibat adanya gelontoran limbah di aliran Sungai Ngotok Ring Kanal. Banyak ikan bermunculan ke permukaan, mengambang karena mabuk," ujarnya.
Baca Juga:
Wanti-Wanti DPRD Kota Malang, Pengelolaan TPS yang Salah Ancam Kualitas Air MasyarakatMenurut Anto, hasil tangkapan warga cukup melimpah. Dalam beberapa jam saja, ada warga yang berhasil membawa pulang sekitar lima kilogram ikan. Bahkan, tidak sedikit yang memperoleh hasil hingga puluhan kilogram.
"Kalau dapat sedikit biasanya untuk lauk di rumah. Tapi kalau dapat banyak, ikannya dijual," katanya.
Fenomena ikan mabuk tersebut menarik perhatian masyarakat dari sejumlah desa di sekitar lokasi. Sejak pagi, warga terus berdatangan ke bantaran sungai untuk memanfaatkan kondisi ikan yang mengapung di permukaan.(*)