KETIK, JAKARTA – Persaingan perebutan medali di Asian Games 2026 terus memanas. Hingga Kamis, 24 September 2026, pukul 21.30 WIB, China masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 130 medali.

Kontingen China tampil dominan dengan perolehan 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu. Jumlah tersebut membuat China masih menjadi negara dengan raihan medali terbanyak dalam pesta olahraga Asia yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Di bawah China, tuan rumah Jepang menempati posisi kedua dengan 91 medali, terdiri dari 20 emas, 34 perak, dan 37 perunggu.

Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 50 medali, hasil dari 10 emas, 12 perak, dan 28 perunggu.

Sementara itu, Indonesia kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Asian Games 2026. Padahal kontingen Merah Putih sebelumnya sempat berada di peringkat 23. Dengan perolehan 2 perak, dan 15 perunggu. 

Baca Juga:
Beregu Putra Comeback, Bulutangkis Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Kali ini ia telah mengumpulkan 20 medali, terdiri dari 1 emas, 4 perak, dan 15 perunggu.

Medali emas disumbangkan oleh tim bulutangkis putra Indonesia. Indonesia secara dramatis mengalahkan China 3-2 pada final beregu putra, Kamis, 24 September 206.

Dalam mengoleksi emas, tim Merah Putih tidak mudah. Garuda muda sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal menyumbangkan poin.

Namun harapan itu kemudian muncul melalui Alwi Farhan. Dengan tampil penuh percaya diri ia berhasil mengalahkan Shi Feng dalam pertarungan tiga gim untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2

Baca Juga:
Lifter asal Pacitan Luluk Diana Raih Perunggu Kelas 49 Kg Asian Games 2026

Kemudian Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian menyamakan kedudukan. Mereka sukses menundukkan He Ji Ting/Liu Yi dalam dua gim langsung sehingga pertandingan harus ditentukan melalui partai kelima.

Di pertandingan penentu, Moh. Zaki Ubaidillah akhirnya mampu mengatasi perlawanan. Ia berhasil mengalahkan Weng Hong Yang dan menang 23-21, 21-13.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian 28 tahun Indonesia untuk kembali meraih emas beregu putra Asian Games. Terakhir kali Indonesia berjaya di nomor ini terjadi pada Asian Games 1998.

Perolehan tersebut menjadi bagian dari perjuangan atlet Indonesia untuk terus menambah koleksi medali di tengah persaingan ketat antar negara Asia. (*)