KETIK, MALANG – Pemandangan tak biasa terlihat di sepanjang Jalan Mayjen M. Wiyono, Kota Malang, Kamis, 24 September 2026. Trotoar di kawasan yang biasanya tertata rapi itu, sejak dini hari berubah menjadi tempat beristirahat ribuan keluarga calon siswa (casis) TNI AD.
Mereka datang untuk menunggu pengumuman hasil Seleksi Calon Tamtama Panpus TNI AD yang dipusatkan di Dodikjur Rindam V/Brawijaya.
Sejumlah keluarga terlihat menggelar tikar di trotoar sekitar kompleks Dodikjur dan Denkomlek. Ada yang duduk santai, sebagian lainnya membuka bekal dan sarapan bersama keluarga di tengah hiruk-pikuk kawasan tersebut.
Pemandangan itu menjadi kontras dengan keseharian kawasan markas TNI yang dikenal tertib dan rapi.
Namun, para keluarga casis tersebut tidak diminta meninggalkan kawasan. Petugas TNI justru membiarkan mereka menggunakan area sekitar kompleks sebagai tempat menunggu dan beristirahat.
Baca Juga:
Berangkat ke Malang Sejak Subuh, Prayit Berharap Anaknya Lolos Seleksi TNISeorang petugas yang berjaga mengatakan, pihaknya hanya memastikan keberadaan keluarga casis tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
"Kami hanya menjaga agar keluarga casis ini tidak sampai terlalu memakan badan jalan. Ini untuk menghindari macet dan menjaga keselamatan dan kenyamanan semua pihak," ujar petugas tersebut.
"Selain itu, keluarga para casis ini kan datang dari jauh, kami hanya mengatur agar tertib dan mereka bisa lebih nyaman," sambungnya.
Menurutnya, kondisi seperti itu sudah menjadi pemandangan rutin setiap kali pengumuman hasil seleksi digelar. Keluarga casis memang biasa datang dalam jumlah besar, bahkan sejak dini hari, sehingga membutuhkan ruang untuk menunggu sebelum hasil seleksi diumumkan.
Baca Juga:
Keluarga Casis Cata TNI Padati Trotoar Sekitar Dodikjur Malang, Rela Tunggu Sejak Dini HariBagi petugas di lapangan, kebiasaan tersebut seolah telah menjadi local wisdom setiap momentum pengumuman hasil seleksi.
Selain membiarkan keluarga casis beristirahat di sekitar kompleks, TNI juga menyediakan sejumlah kantong parkir untuk menampung kendaraan mereka. Salah satunya berada di kawasan Lapangan Rampal.
Dengan pengaturan tersebut, keluarga tetap dapat menunggu di sekitar lokasi seleksi, sementara penggunaan badan jalan tetap dikendalikan agar tidak mengganggu lalu lintas.
Keluarga casis yang datang pun berasal dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Malang Raya, mereka juga datang dari sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Iwan, kakak salah seorang casis, misalnya, berangkat dari Kediri sejak subuh. Ia memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan sekaligus mendapatkan lokasi parkir yang tidak terlalu jauh dari Dodikjur.
"Saya berangkat dari Kediri sejak subuh tadi, biar enggak macet," kata Iwan.
"Selain itu, kalau kesiangan, nanti susah dapat parkir yang dekat dengan Dodikjur," sambungnya.
Ia mengaku terbantu dengan sikap petugas yang memperbolehkan keluarga casis menunggu dan beristirahat di sekitar Dodikjur.
"Alhamdulillah diperbolehkan menunggu di sini jadi enggak bingung dan terlalu jauh," tandas Iwan.