KETIK, SIDOARJO – Tim Gegana dan personel bersenjata Satbrimob Kompi 3 Batalyon A Polda Jawa Timur mengevakuasi sebuah koper mencurigakan di SPBU (Pom Bensin) Jalan Raya Arteri Porong, Sidoarjo pada Kamis (2 Januari 2025). Koper yang semula dicurigai berisi bahan peledak itu ditemukan Rabu malam (1 Januari 2025) di depan kafe SPBU.
Menurut Dwiki, petugas keamanan SPBU, koper tersebut kali pertama diketahui melalui rekaman kamera CCTV. Rekaman itu menunjukkan sebuah mobil Toyota berwarna hitam. Nomor polisinya, B 2447 UYX. Mobil tersebut berhenti di depan toilet Rabu malam, sekitar pukul 23.00
"Mobil itu berhenti sekitar 8 menit. Ada beberapa pria yang keluar. Salah satunya membawa koper hitam dengan aksen abu-abu dari kursi penumpang. Setelah itu, mobil langsung pergi meninggalkan koper di depan kafe," ujar Dwiki saat ditemui pada Kamis (2 Januari 2025).
Seorang petugas cleaning service SPBU baru menyadari keberadaan koper tersebut sekitar pukul 00.00 WIB. Dia lantas melaporkannya kepada petugas keamanan. Koper itu kemudian dipindahkan ke belakang kafe. Sambil menunggu pemiliknya datang. Namun, hingga Kamis pagi, koper tersebut tetap tidak diambil.
Baca Juga:
Seleksi Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha maupun Aneka Usaha Bekerja Sama dengan PolriSetelah berkoordinasi, manajemen, SPBU memutuskan untuk melaporkannya ke polisi. "Kami hubungi polisi untuk memastikan keamanan area," imbuh Dwiki.
Tim Gegana dan Satbrimob tiba di lokasi. Mereka membawa peralatan lengkap. Demi keamanan dan keselamatan, petugas lalu meminta aktivitas di SPBU dihentikan sementara selama proses evakuasi berlangsung.
Anggota Gegana pun memeriksa koper tersebut menggunakan peralatan khusus untuk mendeteksi bahan peledak. Setelah koper berhasil dibuka, tidak ditemukan benda berbahaya di dalamnya.
Baca Juga:
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis"Dari hasil pemeriksaan, koper itu hanya berisi kabel charger dan pakaian," kata seorang petugas di lokasi yang enggan disebutkan namanya.
Kapolsek Porong Kompol Ari Priambodo yang dikonfirmasi mengenai kejadian ini belum memberikan banyak keterangan. "Mohon waktu untuk kami menyelidiki lebih lanjut," ujarnya singkat. (*)