KETIK, MALANG – Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih pengakuan di bidang tata kelola laboratorium. Pasalnya Laboratorium Terpadu FTAB UB telah mendapat Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional [KAN] berdasarkan standar SNI ISO/IEC 17025:2017.
Capaian ini diperoleh bersama dengan UPT Laboratorium Terpadu UB, Laboratorium Operasi Teknik Kimia Fakultas Teknik UB dan Laboratorium Fisika Terapan Fakultas Bioindustri, Pertanian dan Kehutanan UB.
Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, menjelaskan, dengan akreditasi tersebut menunjukkan komitmen dalam menerapkan tata kelola laboratorium yang baik. Selain itu juga pemenuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
"Dengan akreditasi KAN ini, Laboratorium Terpadu FTAB UB telah memenuhi persyaratan kompetensi, konsistensi, dan imparsialitas dalam menghasilkan data uji yang valid dan dapat dipercaya," ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Melalui penerapan tata kelola laboratorium yang baik, FTAB UB berhasil mengaplikasikan sistem manajemen mutu terdokumentasi, mulai dari penerimaan sampel, metode pengujian, kalibrasi alat, hingga penjaminan mutu hasil. Termasuk dalam pemenuhan K3 yang menunjukkan setiap proses yang dilakukan sesuai dengan standar.
Baca Juga:
Pemkot Malang Dukung Program Cabainisasi dari FTAB UB, Dinilai Bantu Tekan Inflasi"Riset yang dihasilkan laboratorium diarahkan untuk mendukung beberapa poin SDGs, terutama SDG 2: Zero Hunger melalui inovasi pangan, SDG 3 Good Health and Well-being melalui pengujian keamanan pangan, SDG 6 clean water and sanitation melalui pengelolaan limbah cair yang aman serta efisiensi penggunaan air, SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure melalui riset teknologi pertanian, dan SDG 12 Responsible Consumption and Production melalui pengembangan produk berkelanjutan," jelasnya.
Dampak dari prestasi tersebut juga dirasakan oleh akademisi maupun sektor industri. FTAB UB dapat meningkatkan layanan uji yang diakui hasilnya di lingkup nasional dan internasional, menjadi mitra riset dan pengujian bagi industri, UMKM, maupun pemerintah. Termasuk dengan meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian mahasiswa serta dosen berbasis data yang kredibel.
"Alhamdulillah Laboratorium Terpadu FTAB UB telah terakreditasi KAN. Semoga tambah berkah dan tambah maju riset-riset yang dilakukan di FTAB. Mudah-mudahan di tahun 2026 ini diikuti capaian dan prestasi lainnya," ungkapnya. (*)