KETIK, SLEMAN – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo, Sleman pada Jumat malam, 28 Februari 2025. Bupati Sleman Harda Kiswaya beserta Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut serta sholat Isya dan sholat Tarawih perdana Ramadhan 1446 H bersama ratusan masyarakat.
Sekda Sleman Susmiarto menyampaikan laporan kegiatan bulan Ramadhan yang akan dilaksanakan oleh pengurus Takmir Masjid Agung Sleman.
Selanjutnya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan ceramahnya. Ia mengaku bersyukur dapat melaksanakan ibadah Tarawih pertama bersama masyarakat Sleman.
Ia juga mengungkapkan pengalamannya saat mengurus Masjid Agung Sleman seperti yang dilakukan oleh Sekda Sleman.
Baca Juga:
Krematorium TPU Madurejo Sleman Hapus Retribusi Sepenuhnya, Dulu Bayar Rp5 JutaSelanjutnya Harda Kiswaya mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan perubahan yang lebih baik dalam ibadah maupun kepedulian terhadap sesama. Ia berpesan pada para jemaah untuk senantiasa memakmurkan masjid.
“Mari kita jaga ukhuah Islamiah, hindari perpecahan. Serta senantiasa menebarkan kebaikan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat," pesannya.
Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan visi misi Kabupaten Sleman, yakni Membangun Masyarakat Kabupaten Sleman yang Maju, Adil Makmur, Lestari dan Berkeadaban.
Baca Juga:
Bupati Sleman Harda Kiswaya Resmikan Jembatan Jatra Winongo Senilai Rp 1,6 MiliarSelama bulan Ramadhan, Bupati Harda menyampaikan bahwa Pemkab Sleman berupaya menjamin ketersedian bahan pokok. Meski begitu, ia mengimbau agar masyarakat dapat berbelanja sesuai kebutuhan, tanpa perlu berlebihan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga sembako dan menjaga angka inflasi di Sleman tetap terkendali.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadhan. Meningkatkan kegiatan positif, menjaga lingkungan dari paparan minuman beralkohol dan judi. Harda berharap keberkahan bulan suci ini dapat dirasakan oleh seluruh pihak.
Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak ibadah, meningkatkan ketakwaan, perkuat persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masyarakat.
“Serta senantiasa menjaga kebersihan masjid. Sehingga kita semua dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman,” katanya.
Kehadiran Bupati Sleman dan Wabup Sleman tersebut menarik perhatian ratusan jemaah Masjid Agung Sleman. Selain mengajak berjabat tangan dan mengucapkan selamat, banyak di antara para jemaah yang meminta untuk swafoto.(*)