KETIK, MALANG – Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengajak Duta Pancasila Kabupaten Malang berperan menjaga kerukunan serta menangkal hoaks, intoleransi, dan paham radikal yang dapat memicu perpecahan.

Hal itu disampaikan Rulian saat menerima silaturahmi Duta Pancasila Kabupaten Malang di Mapolres Malang, Jumat, 11 September 2026.

“Pancasila harus menjadi pegangan bagi generasi muda. Jangan sampai mereka mudah terpengaruh paham radikal, intoleransi maupun polarisasi yang dapat mengganggu persatuan,” kata Rulian.

Ia juga mendorong generasi muda menjadi penyaring informasi di tengah derasnya arus media sosial.

“Generasi muda harus menjadi penyaring informasi, bukan justru ikut menyebarkan hoaks. Ruang digital harus kita jaga bersama agar tidak menjadi sumber perpecahan,” ujarnya.

Baca Juga:
Kerja Cepat untuk Masyarakat, Satreskrim Polres Malang Ukir 2 Prestasi Terbaik di Polda Jatim

Rulian berharap Duta Pancasila menjadi teladan dengan menginisiasi kegiatan positif dan produktif bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda Malang bisa menjadi pelopor kegiatan positif. Energi mereka harus diarahkan untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan kenakalan remaja maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban,” jelasnya.

Ia menambahkan, persoalan di masyarakat perlu diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik.

“Kalau ada persoalan di masyarakat, mari dikedepankan komunikasi dan musyawarah. Duta Pancasila bisa menjadi bagian dari upaya menjaga suasana tetap sejuk sehingga persoalan tidak berkembang menjadi konflik,” pungkas Rulian.

Baca Juga:
‎Sumur Mengering Akibat Kemarau, Polres Malang Datang Bawa Ribuan Air untuk Puluhan Keluarga di Bantur

Dalam pertemuan tersebut, Rulian menerima Pembina Yayasan Duta Pancasila Indonesia Muhlis Ali, Ketua Yayasan Duta Pancasila Indonesia Azizah Zamzam, dan Ketua Duta Pancasila Kabupaten Malang Dea Mustika Putri. (*)