KETIK, SURABAYA – Pecinta makanan pedas pasti tak asing lagi dengan cabai. Buah yang berasal dari tanaman genus Capsicum ini memiliki berbagai jenis dengan tingkat kepedasan yang beragam. 

Meski ada banyak bahan lain penghasil rasa pedas, di Indonesia cabai agaknya telah menjadi primadona. Maka tak heran jika akhirnya banyak hasil olahan cabai, seperti saos, bubuk cabai hingga berbagai macam jenis sambal. 

Berikut 5 fakta cabai yang jarang diketahui

1. Ditemukan kurang lebih 20 jenis cabai 

Jenis-jenis cabe digunakan pada banyak kuliner di seluruh dunia. Bagi kamu pencinta pedas, jenis-jenis cabe ini perlu diketahui mulai dari cabe rawit, cabe besar, cabe merah, cabe keriting hingga jalapeno hingga cabai terpedas di dunia carolina reaper. 

Baca Juga:
Harga dan Stok Bahan Pokok di Abdya Jelang Idulfitri Stabil, Cabai Merah Naik

2. Bukan berasal dari Indonesia 

Aneka jenis cabai sangat umum dipakai oleh masyarakat Indonesia baik untuk membuat sambal, pecitarasa pedas olahan seperti rendang, kari dan gulai, maupun sekadar sebagai garnish untuk hidangan. 

Si pedas ini mulanya berasal dari Benua Amerika dan dibawa masuk bersama sekitar 2000-an jenis tumbuhan lainnya pada abad ke-16 oleh para pelaut Portugis dan Spanyol ke Asia Tenggara. 

Cabai merah. (Foto: Pinterest)

Baca Juga:
Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Malang Tembus Rp135 Ribu, Telur Capai Rp30 Ribu

3. Cabai menjadi obat tradisional 

seperti menyembuhkan penyakit herpes, diabetes, prostat, pencegah penggumpalan darah, dan dapat meredakan nyeri bagi penderita sakit kepala.  

4. Membantu membakar kalori 

Mengonsumsi cabai ternyata juga bisa membantu membakar kalori dalam tubuh, lho. 

Cabai dengan kandungan di dalamnya bisa meningkatkan suhu inti tubuh selama proses pencernaan. 

Selain itu, cabai memicu reaksi di usus yang akan memberi sinyal pada sistem saraf untuk menghasilkan lebih banyak lemak cokelat. 

Lemak cokelat ini merupakan lemak sehat yang akan membantu mengeluarkan kalori dari dalam tubuh. 

5. Rasa pedas dari cabai bukan dari bijinya 

Banyak orang masih mengira rasa pedas dari cabai berasal dari biji-biji tersebut. Tapi sebenarnya, rasa pedas berasal dari membran putih yang menjadi tempat biji melekat. 

Cabai rawit. (Foto: Pinterest)

Saat biji cabai berjumlah sedikit, bisa jadi cabai tetap terasa pedas, karena membran putih berjumlah banyak. Nah, itu lima fakta menarik seputar cabai yang perlu teman-teman ketahui bila menyukai makanan pedas. (*)