KETIK, JAKARTA – Safron adalah salah satu bumbu masakan khas Timur Tengah. Safron merupakan bumbu masakan yang harganya cukup mahal, hal ini lantaran bunga Crocus Sativus yang menjadi cikal bakal Safron merupakan bunga yang mekar. Safron berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah.

Selain berguna untuk bumbu masak, Safron juga memiliki beragam manfaat kesehatan. Lazimnya orang mengkonsumsi Safron dengan cara diseduh air hangat. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari Safron, simak penjelasannya.

Mencegah penyakit jantung

Safron mengandung senyawa antioksidan yang memiliki kegunaan menangkal radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Salah satunya sel-sel jantung.

Mengontrol Berat Badan

Baca Juga:
Bupati Muhammad Fawait Resmikan Klinik CPMI di RSD Balung, Biaya Medical Check Up Termurah se-Jatim

Menurut sebuah penelitian, orang mengonsumsi suplemen safron dalam kurun waktu 8 minggu dapat nafsu makan dan penurunan berat badan yang lebih signifikan daripada orang yang tidak mengonsumsi suplemen safron.

Membantu Pengobatan Kanker

Senyawa antioksidan dalam safron yang bernama crocin diketahui dapat membuat sel kanker menjadi lebih sensitif terhadap kemoterapi. Kanker yang dapat diobati dengan safron antara lain kanker usus, kulit, prostat, atau payudara.

Mengatasi Nyeri Haid

Baca Juga:
Bupati Gus Fawait Bangga, RSD dr Soebandi Jember Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis

Wanita yang mengonsumsi kapsul berisi 30 mg safron sebanyak 2 kali sehari mengalami nyeri menstruasi dan premenstrual syndrome (PMS) yang lebih ringan daripada wanita yang tidak mengonsumsi saffron.

Meringankan Gejala Alzheimer

Safron mengandung antioksidan yang dapat memberikan efek neuroprotektif. Hal ini dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang yang menderita Alzheimer.(*)