KETIK, PASAMAN BARAT – Proses pembentukan susunan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pasaman Barat masa bakti 2026–2029 telah tuntas. 

‎Langkah berikutnya, draf kepengurusan ini akan diserahkan kepada PWI Provinsi Sumatera Barat guna mendapatkan Surat Keputusan (SK) resmi.

‎Ketua Pelaksana Konferensi Luar Biasa (Konferlub) PWI Pasaman Barat, Altas Maulana, menjelaskan bahwa perumusan portofolio personalia telah diselesaikan oleh tim formatur.

‎"Seluruh nama dan jabatan dalam struktur kepengurusan sudah tersusun oleh tim formatur. Sekarang tinggal kita ajukan kepada PWI Provinsi Sumatera Barat untuk diproses dan diterbitkan SK-nya," ujar Altas pada Senin, 19 Oktober 2026.

‎‎Penyusunan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut dari Konferlub PWI Pasaman Barat yang sukses dihelat pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Baca Juga:
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Kapolsek Gunung Tuleh Bagikan Masker kepada Siswa SDN 02 Muara Kiawai

‎Dalam forum musyawarah tersebut, Junir Sikumbang terpilih secara aklamasi untuk menakhodai PWI Pasaman Barat periode 2026–2029.

‎Senada, ketua definitif PWI Pasaman Barat, Junir Sikumbang menyatakan, dokumen susunan personalia telah rampung dan diserahkan kepada panitia untuk diproses lebih lanjut sesuai regulasi organisasi.

‎"Kami sudah menyiapkan susunan pengurus dan diserahkan kepada panitia. Semoga proses dari panitia hingga ke PWI Provinsi Sumatera Barat berjalan lancar," ucap Junir.

‎‎Ia berharap proses legalisasi organisasi ini dapat berjalan mulus tanpa hambatan, sehingga agenda pelantikan bisa segera dilangsungkan.

Baca Juga:
‎Usai Lulus OKK, 10 Wartawan Pasbar Terima KTA PWI

‎Dengan demikian para pengurus dapat langsung bekerja mengemban tugas masing-masing.

‎Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian Konferlub hingga pembentukan struktur organisasi telah berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.

‎Sementara itu, wartawan senior Pasaman Barat, Yulison yang juga merupakan Plt Ketua PWI Pasbar mengatakan, dalam melaksanakan tugasnya panitia Konferlub senantiasa berpedoman pada AD/ART PWI.

‎Adapun saat Konferlub berlangsung, sejumlah pengurus PWI Sumbar yang hadir juga berkoordinasi dengan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumbar, serta Bidang Organisasi PWI Pusat.

‎"Artinya konferlub digelar bukan dengan aturan sendiri, namun tetap berpedoman pada aturan baku PWI yang ada," jelasnya.

‎Sebagai catatan, pelaksanaan Konferlub Pasaman Barat dihadiri langsung oleh sejumlah pengurus teras PWI Sumbar, di antaranya Ketua PWI Sumbar Widya Navis, Sekretaris PWI Sumbar Firdaus Abie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Rommy Delfiano.

‎Sambil menunggu penerbitan SK, pihak panitia kini mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis pelantikan—seperti atribut bendera PWI, plang sekretariat, hingga perlengkapan administrasi.

‎"Jika proses administratif berjalan lancar, pelantikan pengurus baru dijadwalkan dapat terlaksana pada bulan Oktober 2026 ini.," kata Yulison.

Adapun suara suara sumbang yang muncul setelah pelaksanaan Konferlub menurut Yulison adalah hal yang wajar.

"Dinamika dalam berorganisasi adalah hal yang biasa, yang penting fokus dan tujuan kita menghidupkan kembali PWI Pasaman Barat tidak teralihkan, tetap konsisten, tetap semangat, pungkas Yulison.(*)