KETIK, TULUNGAGUNG – SMKN 2 Tulungagung memasuki babak baru kepemimpinan setelah menggelar acara pisah sambut kepala sekolah pada Minggu (7/6/2026). Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas Endah Susilowati, M.Pd., sekaligus awal kepemimpinan Ir. Dwi Atwin Suyitno, S.Pd., M.T.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung-Trenggalek Dian Pemiluwati, S.H., M.Pd., Ketua Komite SMKN 2 Tulungagung, jajaran guru, tenaga kependidikan, kepala program keahlian, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Endah Susilowati mengenang perjalanan hampir empat tahun memimpin SMKN 2 Tulungagung. Ia menilai berbagai perubahan yang terjadi di sekolah merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik.
"SMK ini dulu tidak terlihat dari mana-mana, bahkan belum memiliki media sosial resmi saat saya pertama kali masuk. Namun, melalui kerja keras bersama, kita berhasil melakukan pembenahan besar-besaran."
Selama masa kepemimpinannya, Endah mendorong berbagai pembenahan di bidang infrastruktur, disiplin siswa, hingga penataan lingkungan sekolah. Sekolah memanfaatkan dana bantuan untuk membangun sejumlah fasilitas penting, melakukan pengurukan lahan, mempercantik gedung sekolah, dan membangun pagar pembatas sepanjang 133 meter guna meningkatkan keamanan.
Baca Juga:
Gelar Festbukers, Cara SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung Ajak Siswa Kreatif BerbudayaSelain itu, pihak sekolah juga berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa, menata ulang sarana dan prasarana, memperbaiki kondisi kantin, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengatasi persoalan genangan air yang sebelumnya kerap menjadi keluhan.
Di hadapan para undangan, Endah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai program sekolah selama dirinya menjabat. Ia juga berpamitan untuk melaksanakan tugas baru di tempat yang berbeda.
"Saya yakin dan percaya, siapa pun yang menggantikan saya, terutama Pak Atwin, sekolah ini ke depan akan semakin bagus, semakin besar, semakin jaya, dan selalu di hati. SMK Duta, I Love You!" ungkap Endah disambut tepuk tangan hadirin.
Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berpindah kepada Ir. Dwi Atwin Suyitno, S.Pd., M.T. Dalam sambutan perdananya, Atwin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis oleh pendahulunya.
Baca Juga:
Hari Santri Nasional, Guru dan Karyawan SMKN 2 Tulungagung Gunakan Pakaian Khas PesantrenIa menilai kemajuan sekolah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga para siswa.
"Tugas ini adalah sebuah amanah besar. Saya berharap dukungan penuh dari seluruh jajaran guru, staf, komite, dan para siswa agar kita dapat bersama-sama merealisasikan program-program strategis, khususnya dalam penguatan kompetensi siswa dan pengembangan unit produksi menuju pengelolaan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) yang optimal," ujar Atwin.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung-Trenggalek Dian Pemiluwati menyampaikan apresiasi atas dedikasi Endah Susilowati selama memimpin SMKN 2 Tulungagung.
Menurut Dian, berbagai kemajuan berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinan Endah, mulai dari penataan sarana dan prasarana hingga peningkatan kualitas sekolah yang dirasakan langsung oleh warga sekolah.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Dian sempat melontarkan candaan ketika melihat Endah menitikkan air mata saat berpamitan.
"Baru kali ini saya melihat seorang Bu Endah, yang jagoannya Tulungagung, mewek (menangis). Tak senggol gini, 'Aku Surabaya, ngapo kon kok nangis (kenapa kamu kok menangis)?'. Jangan menangis, nanti saya tinggal pergi, lho," guraunya yang disambut tawa para hadirin.
Kepada kepala sekolah yang baru, Dian berpesan agar terus menghadirkan inovasi dan mampu membawa SMKN 2 Tulungagung berkembang lebih maju dari sebelumnya. Ia juga meminta seluruh guru dan tenaga kependidikan memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan yang baru.
"Kepala sekolah Anda yang baru sekarang adalah bapak-bapak, harus lebih berani dari Bu Endah. Penjenengan (Anda) harus mempunyai inovasi yang lebih dari Bu Endah, meningkatkan apa yang sudah dibangun menjadi lebih baik lagi. Saya mohon dukungan dan support penuh 100% dari teman-teman guru dan tendik di sini untuk Pak Atwin. Jangan setengah-setengah!" tegasnya.
Dian berharap kehadiran pimpinan baru mampu membawa semangat baru bagi SMKN 2 Tulungagung. Ia juga mengajak seluruh unsur sekolah, termasuk Dharma Wanita, untuk terus bersinergi mendukung kemajuan sekolah pada masa mendatang. (*)