KETIK, PROBOLINGGO – SMA Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Kamis, 31 Juli 2026.
Kesepakatan yang terjalin di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas guru, dan pengembangan kualitas lulusan.
Penandatanganan berlangsung di Auditorium Herman Johannes, Gedung D Lantai 7, FMIPA UGM. Kepala SMA Nurul Jadid, Ahmad Zaki berhalangan hadir dalam acara tersebut dan diwakili oleh Fadlur Rohman.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, MoU turut mencakup program peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, termasuk peluang studi lanjut pada jenjang magister dan doktor di lingkungan FMIPA UGM sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:
Kesehatan Mental Remaja di Indonesia Mengkhawatirkan, Sepertiga Pernah Mengalami Masalah PsikologisKerja sama tersebut juga membuka peluang bagi siswa terbaik SMA Nurul Jadid untuk mendapatkan rekomendasi mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur International Undergraduate Program (IUP) FMIPA UGM.
Jalur ini mencakup sejumlah bidang keilmuan, di antaranya Ilmu Komputer, Elektronika dan Instrumentasi, Kimia, Matematika Industri, Statistika dan Sains Data, serta Fisika Industri.
Selain itu, melalui Foreign Language Center (FLC), FMIPA UGM juga akan mendukung sejumlah program peningkatan kapasitas sekolah dan kualitas lulusan, seperti workshop, pendampingan guru dan pengelola sekolah, hingga kegiatan kolaboratif dengan sejumlah universitas di Taiwan.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi kemajuan pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan kapasitas sekolah, serta masa depan pendidikan yang lebih baik bagi siswa SMA Nurul Jadid.(*)