KETIK, LEBAK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Lebak. Seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lebak, Moch. Mastiar, berhasil lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Provinsi Banten tahun 2026 setelah melewati serangkaian seleksi ketat dan kompetitif.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga masyarakat Kabupaten Lebak. Mastiar menjadi salah satu pelajar terbaik yang dipercaya mewakili daerahnya pada ajang seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Banten.

Kepala MAN 1 Lebak, Ucu Juhroni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian yang diraih peserta didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Mastiar merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang selama ini ditunjukkan selama proses pembinaan.

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih Moch. Mastiar. Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, serta ketekunan yang selama ini ia tunjukkan. Tidak mudah untuk sampai pada tahap ini karena seluruh peserta harus melewati seleksi yang sangat ketat dan kompetitif,” ujar Ucu Juhroni kepada wartawan, Kamis 14 Mei 2026.

“Keberhasilan ini bukan hanya membawa nama baik keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi dunia madrasah di Kabupaten Lebak. Mastiar membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing, berprestasi, dan tampil unggul dalam bidang kepemudaan maupun ketatanegaraan,” lanjutnya.

Baca Juga:
Pelajar Asal Lebak Raih Peringkat Pertama Seleksi Paskibraka Banten, Melaju ke Tingkat Nasional

Perjalanan Mastiar menuju tingkat provinsi dimulai dari seleksi tingkat Kabupaten Lebak. Dari proses tersebut, terpilih 16 pelajar terbaik yang terdiri dari delapan putra dan delapan putri untuk menjadi delegasi Kabupaten Lebak pada seleksi tingkat Provinsi Banten.

Seleksi tingkat provinsi dilaksanakan selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 di SMK Negeri 1 Kota Serang. Dalam tahapan itu, para peserta harus menghadapi sistem seleksi gugur dengan standar penilaian yang tinggi.

Berbagai materi ujian harus dilalui peserta, mulai dari Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, tes kejiwaan, kesamaptaan, hingga kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), minat bakat, dan wawancara kepribadian.

Dari seluruh tahapan tersebut, Moch. Mastiar berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga dinyatakan lolos sebagai Calon Paskibraka Provinsi Banten. Ia juga tercatat sebagai salah satu perwakilan unsur madrasah dari Kabupaten Lebak yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi.

Baca Juga:
Pendapatan Pajak Daerah Lebak Capai Rp78,85 Miliar hingga 12 Mei 2026

Pihak sekolah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya agar terus berusaha, disiplin, dan percaya diri dalam meraih cita-cita. Sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada peserta didik untuk berkembang dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tutup Kepala MAN 1 Lebak.(*)