KETIK, SURABAYA – Keriuhan lomba Agustusan, tersaji di Kampung Jogoloyo, RW 03, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya pada Minggu, 2 Agustus 2026. Di sana sedang berlangsung lomba ala Ninja Warrior.
Panitia mempersiapkan tantangan-tantangan bagi para peserta lomba, untuk memperebutkan uang Rp300.000. Tantangan itu meliputi, flying fox, pijakan ban di atas sungai, memanjat gedebog pisang hingga bersepeda meniti seutas kayu.
Para peserta banyak yang gagal. Mereka terjebur Sungai Gunung Sari, kendati gagal peserta justru senang. Lantaran lomba seperti ini hanya bisa ditemui setiap tahun saja.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Karang Taruna RW 03, Kampung Jogoloyo, Surabaya, Rizky Shoibur mengungkapkan lomba ala Ninja Warrior ini sebenarnya sudah digelar setiap tahun, hanya saja ada beberapa perubahan obstacle-nya.
"Kami melanjutkan dari tahun kemarin, disambut antusias warga juga. Sangat meriah, dan lewat acara ini kami juga membantu UMKM di kampung kami. Terus tantangan barunya di flying fox dan sepeda air," jelasnya.
Baca Juga:
[FOTO] Keseruan Lomba Agustusan Ninja Warrior di Kampung Jogoloyo SurabayaLomba ini terbuka bagi siapa saja, usianya mulai 10 tahun ke atas hingga kategori umum. Perlombaan ini juga dapat melatih fisik dan ketangkasan peserta.
Sugianto salah satu peserta berpakaian unik mengaku senang dapat ikut lomba 17-an ini. Kendati kerepotan dengan kostum penyamaran, Sugianto tetap percaya diri.
"Kostum ini sapa buat menggunakan tali rafia. Terus ini senjatanya saya buat menggunakan triplek dan holo. Senang rasanya ikut ini," sambungnya.
Sugianto mengungkapkan, salah satu halangan di lomba Ninja Warrior yang paling sulit dilalui berjalan di atas ban. Ia mengakui, dengan menggunakan kostum sangat sulit untuk berjalan.
"Karena keseimbangan kita. Sudah berat (pakai kostum) dan bannya kecil, jadi tidak bisa lari, langsung goyang," pungkasnya. (*)