KETIK, BADUNG – Warga dan wisatawan Bali akhirnya bisa merayakan malam pergantian tahun di Kuta, Badung, Bali, Sabtu (31/12/2022). Wisatawan domestik dan mancanegara menikmati pesta kembang api yang menelan anggaran hingga Rp1,8 miliar.
Pesta kembang api menjadi momen melepas tahun 2022 menuju tahun baru 2023. Pesta akbar yang dipadati kembang api di udara ini kembali digelar setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi Covid-19.
Jurnalis Ketik.co.id yang berada di Pantai Kuta Bali menyaksikan langsung euforia pergantian malam tahun baru. Kawasan Pantai Kuta menjadi lautan manusia.
Pengunjung menyalakan kembang api, memainkan terompet dan memasang atribut tahun baru lainnya.
Baca Juga:
Kedewasaan di Malioboro: Mengapa Malam Tahun Baru di Yogyakarta Kali Ini Lebih Senyap?Untuk diketahui, pesta kembang api di Pantai Kuta dipersiapkan oleh Dinas Pariwisata Badung dengan anggaran awal Rp2 miliar. Pemkab Badung menggandeng pihak ketiga dan dipastikan menghabiskan anggaran Rp1,8 miliar.
Pesta kembang api tersebut dimeriahkan beberapa guest star yakni Pongki Barata, DJ Gween, Joni Agung, DJ War, Bintang Band. Bobi Dinar dan Band lokal lainnya.
Pengunjung banyak yang menikmati pesta kembang api di pinggir pantai dan kawasan luar Pantai Kuta Bali.
Baca Juga:
Malam Tahun Baru 2026, Bupati Sleman dan Forkopimda Pilih Blusukan ke Posko Pengamanan NataruSebagian mereka juga menikmati dari rooftop hotel dan mall beachwalk. Dari beachwalk ini letusan kembang api yang berlangsung sekitar 1 jam sangat terasa kemeriahannya.
Pukul 01.00 WITA, lautan manusia tumpah di kawasan pantai kuta Bali. Mereka berangsur melakukan aktivitas dan sebagian besar meninggalkan lokasi. Petugas kepolisian siaga berjaga dan membantu mengatur lalu lintas. (*)