KETIK, YOGYAKARTA – Menandai akhir masa bakti dengan cara berbeda, pengurus orang tua, Pasukan Peleton Inti Bhawara (PATWA) angkatan 62 dan 63 SMP Negeri 8 Yogyakarta menggelar bakti sosial (baksos), Jumat 15 Mei 2026.
Aksi kemanusiaan ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur atas pembubaran pengurus orang tua dua angkatan tersebut.
Rombongan yang terdiri atas alumni Peleton Inti Bhawara lulusan 2025 (angkatan 62) dan kelulusan 2026 (angkatan 63) itu berkumpul di sekolah sejak pagi.
Mengusung tema “Berbagi Kasih, Menebar Manfaat”, pergerakan dipimpin oleh perwakilan pengurus orang tua (ortu) PATWA Savitri Wulandari (Wulan) bersama empat wali murid lainnya yakni: Dianila, Sari Adjeng, Sari, dan Lita.
Keberangkatan mereka dikawal langsung oleh perwakilan sekolah, Wijang, beserta tim dokumentasi.
Dua titik panti asuhan di wilayah D I Yogyakarta langsung disasar dalam paruh waktu yang sama. Destinasi pertama adalah Panti Wreda Mulya yang berlokasi di Sendowo, Sinduadi, Mlati, Sleman.
Baca Juga:
BRI Hadirkan Harapan di Pagaralam: Ambulance Baru Percepat Akses Layanan Darurat WargaBegitu tiba di lokasi, kehadiran para siswa dan orang tua disambut pelukan rindu dari para lansia.
Ruang kebersamaan panti seketika berubah haru. Kerinduan para simbah akan kehadiran cucu seolah terobati oleh kedatangan belasan personel Tonti Bhawara.
Mereka adalah Almira, Khaela, Mahes, Naomi, Raka, Gyosan, Keysa, Nada, Barra, Radhya, Kenzi, Andre, Sakti, Arya, Dinda, Cielo, dan Anin.
Di sana, agenda diisi dengan doa bersama untuk kesehatan para penghuni, penyerahan paket bantuan sembako dan tali asih, serta ramah tamah yang berlangsung akrab.
Savitri Wulandari mengungkapkan, agenda ini merupakan bentuk syukur tak terhingga atas tuntasnya dedikasi pengurus selama masa bakti mereka.
Wulan juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, mulai dari siswa, orang tua, hingga sekolah yang menyokong penuh acara ini.
"Kegiatan ini bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengurus selama ini, sekaligus ajang berbagi kebahagiaan. Kami berharap bantuan dan kehadiran fisik kami di sini dapat mengukir senyum tulus serta memberikan kehangatan bagi para penghuni panti. Nilai kepedulian inilah yang ingin terus kami wariskan kepada generasi Tonti Bhawara (PATWA)," papar Wulan.
Usai berpamitan dengan para sesepuh di Sleman, iring-iringan kendaraan langsung bergeser ke lokasi kedua menjelang siang, yaitu Panti Asuhan Wiloso Projo di Kota Yogyakarta.
Format kegiatan di panti kedua ini tidak kalah menyentuh. Rombongan kembali menyerahkan paket bantuan, menggelar doa bersama, dan berinteraksi langsung.
Baca Juga:
Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk WargaAnak-anak panti tampak antusias dan hanyut dalam kedekatan emosional yang dibangun oleh para siswa SMPN 8 Yogyakarta. Momen keceriaan tersebut terekam apik oleh tim dokumentasi sepanjang acara.
Seluruh rangkaian aksi sosial kelar sebelum tengah hari. Rombongan kemudian bergerak menuju rumah ibadah untuk melaksanakan salat Jumat.
Sebagai pemungkas, seluruh rombongan menikmati makan siang bersama di salah satu resto.
Momen santai ini menjadi ruang refleksi untuk mempererat silaturahmi, penuh tawa, dan kehangatan antar-pengurus yang kini purna tugas bersama perwakilan sekolah serta para siswa.
Secara keseluruhan, baksos berjalan tertib, lancar, dan kaya makna.
Aksi ini tidak hanya sukses menabur kebaikan, tetapi juga menjelma menjadi momen perpisahan yang manis dan berkesan bagi para pengurus PATWA yang telah mengabdikan waktu dan energinya demi mendukung kemajuan pendidikan serta karakter siswa di SMP Negeri 8 Kota Yogyakarta. (*)