KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman mengoptimalkan potensi bonus demografi di wilayahnya. Dengan jumlah penduduk usia muda yang menembus 250.322 jiwa, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman menyusun rangkaian program lintas sektor guna mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mandiri secara ekonomi.
Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono, menyebut besarnya populasi pemuda ini bakal menjadi tantangan tersendiri jika tidak dikelola lewat pembinaan yang terarah.
"Generasi muda adalah aset terbesar bangsa yang akan menentukan arah di masa depan. Mereka tidak hanya menjadi penggerak perubahan sosial dan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga sumber inovasi serta ide-ide segar bagi kemajuan daerah dan bangsa," kata Heru, Selasa, 6 Oktober 2026.
Heru menegaskan, pembentukan karakter pemuda tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja. Perlu ada keterlibatan lingkungan masyarakat dan peran media untuk membentengi remaja dari perilaku negatif.
Atas dasar itu, Dispora Sleman menggandeng BNN, psikolog Dinas Kesehatan, Kepolisian, hingga Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) untuk menggelar pembinaan karakter di tingkat kapanewon, kalurahan, dan sekolah-sekolah.
Baca Juga:
Atasi Maraknya Resep Psikotropika Ganda, Sleman Terapkan Sistem SIPOTIKTak cuma soal mental dan karakter, kemandirian ekonomi pemuda juga disasar. Mulai Rabu hingga Kamis 7-8 Oktober 2026, Dispora Sleman menggelar seleksi Juragan Muda untuk menyaring 15 wirausahawan muda terbaik, menyusul pelatihan manajemen serta digitalisasi pemasaran yang digelar hingga 14 angkatan.
Memasuki pertengahan bulan, semarak Hari Sumpah Pemuda di Sleman bakal diwarnai Festival Band tingkat SMA/SMK pada 10 dan 17 Oktober, dilanjutkan lomba grafiti dan mural di Cangkringan pada 24 Oktober. Puncaknya, penyerahan penghargaan bagi pemuda berprestasi akan dilangsungkan tepat pada 28 Oktober mendatang.
Rangkaian kegiatan kepemudaan ini nantinya ditutup dengan agenda tradisi Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) Pramuka di Lapangan Pemda Sleman pada akhir Desember.
"Peran kita hari ini akan menentukan kualitas generasi muda esok. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan kesempatan, dan menjadi bagian dari solusi. Sebab investasi terbaik bukan pada harta, melainkan pada generasi muda," ujar Heru. (*)