KETIK, TULUNGAGUNG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2026 di Gedung Praja Mukti pada Rabu pagi, 29 Juli 2026.
Acara ini dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM., MM., selaku Pelindung PMI, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, pengurus PMI kecamatan, pimpinan perbankan, pelaku usaha, serta unsur relawan.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi, menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2024 sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi publik.
Tri Hariadi memaparkan bahwa perolehan dana dari penggalangan tahun 2024 telah disalurkan dan dipergunakan secara rinci untuk berbagai program kemanusiaan dan operasional:
1. Setoran PMI Pusat & Provinsi
Baca Juga:
PMI Tulungagung Targetkan Penggalangan Bulan Dana 2026 Tembus di Atas Rp350 JutaAlokasi sebesar 15% (sekitar Rp52.335.675,-) disetorkan ke PMI Pusat dan PMI Provinsi Jawa Timur.
2. Kegiatan Sosial Kemanusiaan
Alokasi sebesar Rp296.568.825,- dialokasikan untuk 18 program strategis di Kabupaten Tulungagung.
3. Layanan Ambulans Gratis
Baca Juga:
Peringati HUT Ke-19 PKH, Plt Bupati Tulungagung Gelar Aksi Penghijauan di Jalur Lintas SelatanLayanan penuh selama 1 tahun di wilayah Kabupaten Tulungagung.
4. Bantuan Air Bersih
Pengiriman 500.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan yang tersebar di 9 kecamatan.
5. Kesiapsiagaan dan Tanggap Bencana
Pengadaan sarana prasarana penunjang seperti pompa air beserta perlengkapannya, peralatan rescue, serta armada ambulans jenazah Luxio.
6. Dukungan Kesehatan dan Pelayanan Umum
Persiapan tim kesehatan untuk jemaah haji (manasik hingga pemberangkatan/penjemputan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya), pengamanan kesehatan HUT RI, Natal & Tahun Baru (Nataru), event olahraga, serta operasional Posko Siaga Lebaran.
7. Pembinaan Relawan dan Kapasitas Organisasi
Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pembinaan fasilitator PMR, pelatihan gabungan PMR tiga wilayah (Selatan, Tengah, Timur) yang melibatkan sekitar 1.700 anggota PMR dan relawan, partisipasi Jumbara PMR Tingkat Provinsi di Gresik, pengadaan obat-obatan, orientasi kepalangmerahan, hingga kegiatan Temu Cipta Karya/Sinau bareng relawan.
Pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026 ini berlandaskan pada Surat Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur tertanggal 8 Januari 2026, Keputusan Bupati Tulungagung tentang Izin Pengumpulan Sumbangan tertanggal 5 Mei 2026, serta Keputusan Bupati Tulungagung tentang Pembentukan Panitia Gerakan Bulan Dana PMI tertanggal 18 Juni 2026.
Gerakan kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 1 Agustus 2026 hingga 31 Oktober 2026. Adapun sasaran penggalangan dana meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, pelaku usaha, sektor perbankan, peserta didik jenjang SD hingga SMA/kejuruan, perguruan tinggi, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tulungagung secara sukarela.
Tri Hariyadi menegaskan bahwa Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan pengumpulan dana, melainkan sarana edukasi untuk membangkitkan rasa kepedulian sosial, kesetiakawanan, serta semangat persaudaraan tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, suku, ras, maupun pandangan politik.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tulungagung atas petunjuk dan arahannya, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penggalangan dana di tahun sebelumnya," ucap Tri Hariadi.
"Kami berharap antusiasme dan partisipasi masyarakat pada tahun 2026 ini semakin meningkat sehingga PMI Tulungagung dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ketua PMI memohon berkenannya Pj Bupati Tulungagung untuk memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Bulan Dana PMI Tahun 2026.(*)