KETIK, PALEMBANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama sejumlah pemangku kepentingan di Kota Palembang, Selasa 23 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Tomoro Coffee, Jalan R.E. Martadinata, Palembang, tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring. 

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para peserta menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Prancis melawan Tim Nasional Irak yang berakhir dengan kemenangan Prancis 3-0.

Selain jajaran Ditreskrimsus Polda Sumsel, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, SKK Migas, Kementerian Kehutanan, perusahaan pembiayaan nasional, serta sejumlah mitra strategis lainnya.

Kegiatan nobar ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan tradisi menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kemitraan antara Polri dengan berbagai instansi pemerintah maupun sektor swasta.

Baca Juga:
Polda Sumsel Ungkap Jaringan Sabu di Muba, Terduga Bandar Meninggal Saat Melarikan Diri

 

Kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di salah satu cafe di Kota Palembang oleh Ditreskrimsus Polda Sumsel, Selasa 23 Juni 2026. (Foto : Yola/Ketik.com)

 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring mengatakan, sinergi yang kuat antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga:
Keji! Perampok Ikat lalu Bakar Petani hingga Tewas, Ditangkap Setelah 8 Bulan Buron

“Soliditas dan komunikasi yang baik antarinstansi merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Melalui kegiatan kebersamaan seperti ini, kami ingin memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin sehingga koordinasi dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan semakin efektif,” ujarnya.

Menurut Doni, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen pemangku kepentingan.

Karena itu, membangun ruang komunikasi yang terbuka dan kolaboratif menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sumatera Selatan.

“Polda Sumatera Selatan terus membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh stakeholder karena keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja. Melalui sinergi yang harmonis, kami optimistis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan di Sumatera Selatan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Ditreskrimsus Polda Sumsel berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan berbagai pihak dapat semakin erat, sehingga mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (*)