KETIK, SURABAYA – Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan PERKI Surabaya bakal menggelar pelatihan dan deteksi dini penyakit jantung secara gratis. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati World Heart Day 2026.

Selain memperingati World Heart Day 2026, kegiatan ini digelar karena adanya tren peningkatan kasus serangan jantung mendadak yang cukup tinggi. Penanganan dini pada kasus kegawatdaruratan jantung terbukti secara signifikan mampu meningkatkan angka harapan hidup atau survival rate.

Direktur RS KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al Farabi, Sp.JP, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung dan memahami cara melakukan pertolongan pertama.

"Kami berharap kegiatan dalam rangka World Heart Day di lingkungan Pemprov Jatim ini dapat menjadi inspirasi nyata bagi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten. Lebih dari itu, peningkatan kemampuan deteksi dini penyakit jantung di kalangan masyarakat awam sangatlah krusial, sehingga dapat bersama-sama mencegah terjadinya serangan jantung yang tidak tertangani dengan baik di kemudian hari," kata Makhyan, Selasa (22/9/2026).

Acara tersebut akan berlangsung pada 23 September 2026 di Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Baca Juga:
Beri Pelayanan Berkelas Harga Kaki Lima, Direktur RS KORPRI Pura Raharja Dapat Penghargaan di Ketik.com 9.9 Awarding

Sebanyak kurang lebih 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim akan terlibat dalam kegiatan ini. Selain itu, sekitar 100 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang tergabung dalam PERKI Surabaya juga akan mendukung kegiatan tersebut.

Sebelum pemeriksaan kesehatan jantung, acara akan diawali dengan kegiatan senam sehat bersama. Kegiatan ini bertujuan mempromosikan pentingnya aktivitas fisik secara rutin.

Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan praktik langsung mengenai penanganan awal kegawatdaruratan henti jantung sebelum bantuan medis tiba.

Selain itu, para peserta akan diajarkan cara melakukan deteksi dini gangguan irama jantung secara mandiri melalui metode sederhana, yakni gerakan MENARI (Meraba Nadi Sendiri).

Baca Juga:
Khofifah Tinjau Cek Kesehatan Gratis untuk Ribuan Driver Gojek di Surabaya

Sebagai puncak rangkaian kegiatan pencegahan dan skrining, RS KORPRI Pura Raharja akan memfasilitasi pemeriksaan kesehatan secara gratis di lokasi acara.

Pemeriksaan tersebut mencakup rekam irama jantung menggunakan alat elektrokardiogram (EKG), serta pemeriksaan profil lemak dan komposisi tubuh secara presisi menggunakan teknologi Bioelectrical Impedance Analysis (BIA).

Setelah menjalani tahapan skrining, para peserta akan diarahkan untuk mengikuti sesi konsultasi kesehatan secara langsung dengan dokter spesialis jantung dari PERKI Surabaya. Konsultasi tersebut dilakukan untuk membahas hasil pemeriksaan medis masing-masing peserta. (*)