KETIK, SAMPANG – Pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Majengan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program usaha ternak ayam yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025.

Program tersebut diketahui melibatkan pembangunan kandang ayam yang hingga kini diduga belum berfungsi sebagaimana mestinya.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat, 8 Mei 2026, kandang ayam yang berada di bawah pengelolaan BUMDes masih terlihat belum sepenuhnya rampung dan tidak ditemukan aktivitas peternakan maupun keberadaan ayam dalam jumlah signifikan di lokasi tersebut.

Selain itu, kondisi kandang dilaporkan masih belum tertata dengan baik meski anggaran pembangunan disebut telah dicairkan pada tahap awal Dana Desa tahun 2025.

Usman, Ketua BUMDes Abuyah Desa Majengan saat dikonfirmasi mengatakan, untuk ayamnya sudah bayar.

Baca Juga:
Kandang Ayam BUMDes Majengan Diduga Mangkrak, Ketua BUMDes Disebut Suami Pj Kades 2025

“Di tahun 2025 memang lambat waktu pengajuan pencairan, sehingga bisa dicairkan di tahap awal tahun 2026,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa dana pembangunan kandang ayam telah dicairkan. Namun, ketika ditanya mengenai detail anggaran pembangunan maupun pengadaan ayam, Usman tidak memberikan penjelasan rinci. 

“Nanti saya tanyakan ke bendahara BUMDes dulu,” katanya.

Terkait keberadaan ayam, Usman menyebut bahwa bibit ayam sudah tersedia, namun jumlahnya terbatas. 

Baca Juga:
5 Pekerja Tertimpa Kandang Ayam Ambruk di Kabupaten Malang, 1 Tewas dan 1 Masih Dicari

“Ayamnya cuma 200 ekor. Satu lorong sudah cukup, dan yang terpakai juga satu lorong saja,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa kandang masih bersifat terbuka dan akan ditutup menggunakan waring agar sirkulasi udara tetap baik.

Di sisi lain, Usman juga menyebut bahwa BUMDes yang dipimpinnya bernama BUMDes Abuyah.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, Usman diketahui merupakan suami Penjabat (Pj) Kepala Desa Majengan tahun 2025. Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, ia tidak memberikan bantahan dan hanya merespons singkat dengan kata siap.(*)