KETIK, PEKALONGAN – Satuan tugas patroli dan pengaturan lalu lintas Operasi Ketupat Candi 2026 dari Polres Pekalongan mengintensifkan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik yang berpotensi terjadi kemacetan, Minggu, 22 Maret 2026.‎

‎Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya volume kendaraan di jalur utama serta kawasan pusat aktivitas warga, terutama saat akhir pekan.

‎‎Personel di lapangan tampak sigap melakukan pengaturan secara manual guna menjaga kelancaran arus dan meminimalisir penumpukan kendaraan.

‎‎Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menjelaskan bahwa penempatan personel di titik rawan merupakan bagian dari strategi pengamanan lalu lintas selama Operasi Ketupat Candi 2026.‎

‎“Penempatan anggota difokuskan pada lokasi yang memiliki potensi kepadatan tinggi, sebagai bentuk antisipasi terhadap peningkatan mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:
Modus Iming-iming Jadi Pembina Pramuka, Oknum Guru di Kesesi Pekalongan Cabuli 5 Siswa

‎‎Tak hanya mengatur arus, petugas juga aktif memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas, menjaga jarak aman, dan selalu mengutamakan keselamatan.

‎Sampai dengan siang hari, kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polres Pekalongan terpantau padat namun tetap bergerak lancar.

‎Pengawasan dan pengaturan akan terus dilakukan secara situasional guna mencegah kemacetan berkepanjangan.

‎Operasi Ketupat Candi 2026 sendiri digelar sebagai upaya pengamanan terpadu dalam menghadapi arus mudik dan balik serta meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur hari besar keagamaan.(*) 

Baca Juga:
DPRD Jatim Berangkatkan 9.230 Pemudik dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026