KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan sport center di kawasan Stadion Brantas.
Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian sebagai bagian dari penguatan posisi Kota Batu sebagai destinasi sport tourism dan pusat pelatihan atlet nasional.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengatakan, komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan guna mendorong percepatan pembangunan fasilitas olahraga terpadu yang telah lama direncanakan tersebut.
Menurutnya, usulan yang diajukan Pemerintah Kota Batu telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Saat ini, Kemenpora disebut tengah menyiapkan rekomendasi yang akan diteruskan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) sebagai tindak lanjut rencana pembangunan.
Baca Juga:
Perjuangan Wali Kota Batu Cak Nur Menuju Haji, Menabung Sejak Honorer dan Menanti 14 Tahun“Beberapa waktu lalu saya berkesempatan berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Alhamdulillah, usulan yang kami sampaikan mendapatkan respons yang baik. Insya Allah, Kemenpora akan memberikan rekomendasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendukung rencana pengembangan fasilitas olahraga di Kota Batu,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kebutuhan pembangunan sport center menjadi semakin penting mengingat Stadion Brantas belum pernah mengalami renovasi menyeluruh sejak dibangun.
Di sisi lain, Kota Batu selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang kerap menjadi lokasi pemusatan latihan berbagai cabang olahraga, baik tingkat regional maupun nasional.
“Dalam pertemuan tersebut kami juga menyampaikan bahwa Kota Batu memiliki potensi besar sebagai kota sport tourism. Banyak atlet nasional yang menjalani training camp atau pemusatan latihan di Kota Batu. Karena itu, kami berharap ke depan tersedia venue-venue olahraga yang representatif untuk mendukung pembinaan atlet sekaligus pengembangan sektor olahraga,” ungkap Mas Heli, sapaan akrabnya.
Baca Juga:
Mohammad Nur Adhim, Ahli Administrasi dan Keuangan Daerah Kandidat Sekda Kota BatuMas Heli menilai keberadaan sport center tidak hanya akan meningkatkan kualitas sarana olahraga, tetapi juga berpotensi mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan berbagai agenda olahraga berskala regional maupun nasional.
Rencana pembangunan sport center sendiri sebenarnya telah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu.
Pemerintah Kota Batu telah memulai perencanaan proyek tersebut pada 2023, sementara dokumen Detail Engineering Design (DED) lebih dahulu disusun pada 2022 melalui sayembara desain yang melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur. (*)