KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menggelar kegiatan doa bersama sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim/piatu dan kaum duafa pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para dermawan, serta jajaran tamu undangan.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang menginisiasi acara mulia ini. 

Menurutnya, situasi wilayah yang kondusif tidak bisa dicapai hanya oleh aparat keamanan saja, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:
600 Pesepeda "Kepincut" Pesona JLS Tulungagung di KAI JLS 100

"Kita tidak hanya berkumpul untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Ahmad Baharudin di depan para undangan yang hadir.

Beliau menegaskan bahwa doa dan kepedulian sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Melalui santunan yang diberikan, Pemkab Tulungagung beserta para dermawan menunjukkan wujud nyata kasih sayang serta perhatian kepada anak-anak yatim/piatu dan kaum duafa.

Kepada anak-anak yatim dan piatu yang hadir, Plt Bupati memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat meraih cita-cita. 

"Kalian adalah bagian penting dari masa depan Kabupaten Tulungagung. Jangan pernah merasa sendiri dan jangan pernah kehilangan semangat. Teruslah belajar, beribadah, dan berakhlak mulia," pesannya.

Baca Juga:
Suntikan Modernisasi Pertanian Tulungagung, Enam Kelompok Tani Terima Bantuan Traktor dan Cultivator

Guna memastikan kestabilan keamanan dan ketenteraman di wilayah Tulungagung, Plt. Bupati Tulungagung menyampaikan lima poin penting yang perlu dilaksanakan bersama oleh masyarakat yakni : 

1. Meningkatkan Kewaspadaan Aktif mengawasi lingkungan masing-masing dan segera melaporkan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan kepada aparat berwenang.

2. Memperkuat Sinergi dan Komunikasi

Mengoptimalkan koordinasi antara warga, pemerintah desa/kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta TNI-Polri agar persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

3. Menjaga Kerukunan Menghormati perbedaan dan mengedepankan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

4. Bijak Bermedia Sosial

Tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi (hoaks) serta menghindari penyebaran konten yang memicu keresahan atau perpecahan.

5. Menghidupkan Gotong Royong Menguatkan kembali semangat kepedulian sosial dan kebersamaan sebagai modal utama pembangunan daerah.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama untuk memohon agar Kabupaten Tulungagung senantiasa dilindungi dari segala bencana, perselisihan, tindak kriminalitas, serta diberikan suasana yang aman, tenteram, dan sejahtera.(*)