KETIK, MOJOKERTO – Pembinaan Satuan Karya (Saka) Pramuka tingkat daerah Jawa Timur di Grand Whiz Hotel Trawas Mojokerto (24-25/7/2024) merupakan program kerja Kwartir Daerah, yang diikuti perwakilan Kwartir Cabang se Jatim.
Menurut Endang Soelistyowati, Wakil Ketua Kwarda Jatim bidang Binamuda, Saka merupakan wadah pembinaan, yang mampu mengasah skill keterampilan adik-adik, untuk dijadilan job creation, sehingga kelak dapat digunakan bekal untuk bermasyarakat.
Lebih lanjut Kak Oelis memaparkan dalam sambutanya, melalui kegiatan pembinaan Saka, dapat berkontribusi nyata untuk membangun jiwa dan raga generasi muda, kelak dapat menjadi sumber daya manusia yang tangguh.
"Di samping itu berkualitas, memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi, serta memiliki kesadaran jiwa patriot," tandasnya.
Baca Juga:
Pramuka sebagai Kartini ModernKak Oelis berharap, pembinaan ini dapat meningkatkan mutu Satuan Karya Pramuka, dengan pemberdayaan yang sistematis, terencana dan berkelanjutan.
Beberapa strategi haris dilakukan, agar target dapat tercai, di antaranya:
1. Menumbuhkan kelembagaan Mabi dan Pimpinan Saka di setiap Kwarcab.
2. Menumbuhkan pangkalan saka di setiap Kwarcab dan Kwaran, sebagai wadah pembinaan atau pusat job creation bagi generasi muda.
Baca Juga:
Rakerda Pramuka Tiba-tiba Hening, Ketua Kwarda Jatim HM Arum Sabil Pimpin Doa untuk Gubernur Khofifah3. Meningkatkan jumlah dan mutu peserta didik, tenaga pendidik yaitu instruktur dan pamong Saka.
4. Mensinergikan dan meningkatkan kegiatan Saka.
5. Memperbarui dan menginovasi kegiatan Saka.
6. Meningkatkan sarana dan prasarana kegiatan Saka.
Kak Oelis berharap, Kakak-kakak yang hadir dapat turut andil dengan menyiapkan dan mengirimkan peserta pada kegiatan Perkemahan Antar Saka (Peran Saka), yang diselenggarakan di Bojonegoro bulan September 2024.
Sebagai mana dilaporkan Djaka Santosa, Ketua Panitia, Pembinaan Saka tingkat daerah diikuti 76 perwakilan Kwartir Cabang dan 14 orang dari unsur pimpunan Saka tingkat daerah Jawa Timur. "Dengan total 90 peserta." paparnya.
"Kegiatan yang dikemas dalam bentuk diskusi interaktif dan penyampaian informasi sebagai upaya mencapai sasaran kegiatan untuk mendata dan menata Saka di Jawa Timur," pungkas Djaka Andalan Kwarda Jatim.
Hadir dalam pembukaan beberapa perwakilan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Propinsi Jawa Timur, Pimpunan dan Andalan Kwartir Daerah, serta adik adik Dewan Kerja Daerah. (*)