KETIK, BREBES – Program Satu Keluarga Satu Sarjana yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Paramitha -Wurja mendapat aprediasi tinggi dari masyarakat.

Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Brebes ini dinilai menjadi solusi nyata dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga, terutama mereka yang selama ini menghadapi kendala finansial untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kustoro Wihanjayanto, Sekretaris Sentral Layanan Universitas Terbuka (Salut Cerdas) Brebes kepada Ketik.com menyampaikan apresiasi dan berharap terus berlanjut dan ditingkatkan.

"Program satu keluarga satu sarjana saya mengapresiasi program tersebut karena program tersebut langsung bisa dirasakan oleh warga Kabupaten Brebes terutama yang tidak mampu secara ekonomi, sehingga orang yang tidak mampu bisa berkuliah sampai dengan S1," ujarnya, Jumat 14 Agustus 2026.

Masih kata Kustoro, bagi masyarakat kurang mampu, kuliah program Sarjana (S1) seringkali dianggap sebagai hal yang sulit dijangkau. Kehadiran program ini memberikan angin segar dan kesempatan yang sama bagi anak-anak di Kabupaten Brebes untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kustoro menilai program ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga dampak jangka panjang bagi perekonomian keluarga.

"Anak dari keluarga prasejahtera kini memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menyandang gelar sarjana. Selain itu ini salah satu strategi pemkab brebes mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja," jelas Kustoro.

"Lulusan sarjana diharapkan mampu mengangkat perekonomian dan kesejahteraan keluarganya di masa depan.Kami berharap program berpihak pada rakyat kecil ini terus berlanjut dan jangkauannya semakin diperluas. Dengan begitu, target pengentasan kemiskinan di Kabupaten Brebes dapat tercapai secara akseleratif dan merata," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Tingkatkan Kemantapan Jalan, Pemkab Brebes Bentuk TRC dan Luncurkan Sistem Sipjaman
Baca Juga:
6 Kecamatan Usulkan DOB Brebes Selatan, Wahyudin: Tunggu Pencabutan Moratorium