KETIK, JAKARTA – Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap ratusan wisatawan yang terdampak banjir bandang dahsyat di Nepal pada 26 Agustus 2026 masih berlangsung.

Badan Pariwisata Nepal mencatat sebanyak 622 turis dari 34 negara hingga Kamis petang, 28 Agustus 2026, masih belum dapat dihubungi atau dilaporkan hilang.

Sementara itu, sebanyak 121 orang lainnya telah berhasil dievakuasi ke tempat aman. Proses pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di tengah kondisi sejumlah wilayah yang masih menghadapi risiko banjir.

Badan Pariwisata Nepal juga mengimbau wisatawan dan pelaku perjalanan untuk tidak mendekati lokasi terdampak.

Risiko banjir susulan masih menjadi ancaman, termasuk kemungkinan jebolnya danau secara mendadak di wilayah hulu.

Baca Juga:
19 Orang Tewas, Nepal Berpacu Cari 384 Turis yang Hilang akibat Banjir Bandang

“Mengingat risiko banjir yang masih berlanjut, kemungkinan jebolnya danau secara mendadak di hulu, serta banyaknya hambatan di jalan raya, para wisatawan dan pelaku perjalanan sangat diimbau untuk menghindari area bantaran sungai, jalan raya yang terdampak, dan ruas jalan yang rawan di Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavrepalanchok, Makwanpur, serta area hilir lainnya hingga kondisi membaik,” ungkap Badan Pariwisata Nepal dalam pernyataan tertulis.

Selain ancaman banjir susulan, akses menuju sejumlah wilayah terdampak juga terkendala akibat banyaknya hambatan di jalan raya.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian dalam upaya pencarian dan penyelamatan para wisatawan yang belum diketahui keberadaannya.

Hingga Kamis, 28 Agustus 2026, otoritas Nepal masih berupaya melakukan pencarian terhadap 622 wisatawan dari 34 negara yang belum dapat dihubungi atau dilaporkan hilang setelah banjir bandang melanda pada 26 Agustus 2026.

Daftar Turis yang Masih Dalam Pencarian

Berikut rincian data wisatawan yang masih hilang berdasarkan asal negara per Kamis petang, 28 Agustus 2026.

  1. Nepal: 149 orang
  2. India: 98 orang
  3. Amerika Serikat: 65 orang
  4. Ukraina: 61 orang
  5. Malaysia: 51 orang
  6. Australia: 35 orang
  7. Inggris: 33 orang
  8. Latvia: 29 orang
  9. Kanada: 25 orang
  10. Singapura: 9 orang
  11. Jerman: 8 orang
  12. China: 8 orang
  13. Rusia: 7 orang
  14. Afrika Selatan: 6 orang
  15. Jepang: 5 orang
  16. Selandia Baru: 5 orang
  17. Prancis: 4 orang
  18. Kazakhstan: 3 orang
  19. Belgia: 2 orang
  20. Irlandia: 2 orang
  21. Belanda: 2 orang
  22. Portugal: 2 orang
  23. Spanyol: 2 orang
  24. Belarus: 1 orang
  25. Finlandia: 1 orang
  26. Hongaria: 1 orang
  27. Italia: 1 orang
  28. Israel: 1 orang
  29. Lithuania: 1 orang
  30. Filipina: 1 orang
  31. Serbia: 1 orang
  32. Swedia: 1 orang
  33. Swiss: 1 orang
  34. Vietnam: 1 orang. (*)