KETIK, MALANG – Semangat berkarya di usia lanjut ditunjukkan Aminiah Nisye (62), pelaku usaha batik dan ecoprint asal Kota Malang, dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Jawa Timur tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tersebut berlangsung di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang, Kota Malang, Jumat, 29 Mei 2026. Acara ini menjadi wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan menunjukkan karya yang terus berkembang di usia senja.
Dalam kesempatan tersebut, Aminiah Nisye turut memperkenalkan berbagai produk hasil karyanya melalui usaha Kria Budaya Batik dan Ecoprint yang dirintis sejak tahun 2023. Beragam produk yang dipamerkan mulai dari batik tulis, batik cap, hingga tas dan kain ecoprint berbahan alami.
Butiknya berada di Jalan Aipda Satsui Tubun No. 4, Kebonsari, Sukun, Kota Malang. Meski baru berjalan beberapa tahun, Nisye terus mengembangkan usahanya dengan mengusung konsep ramah lingkungan.
Menurut Nisye, produk ecoprint miliknya dibuat menggunakan dedaunan dan tanaman alami tanpa campuran bahan kimia berbahaya. Karena itu, produk tersebut aman digunakan, terutama bagi pemilik kulit sensitif.
Baca Juga:
Solidaritas Tanpa Batas! IMPALA UB Gelar UB Loop Run 50K, Alumni Turun GunungSelain memiliki nilai seni, ecoprint juga dinilai memiliki nilai edukasi karena memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
“Harapan saya ke depannya generasi Z semakin menyukai ecoprint yang zero bahan kimia, karena dibuat dari tanaman dan dedaunan di sekitar kita,” ujarnya.
Kehadiran Khofifah Indar Parawansa di lokasi kegiatan menjadi momen yang paling berkesan bagi Nisye. Ia mengaku sangat senang saat Khofifah mampir ke stand miliknya dan melihat langsung berbagai produk yang dipamerkan.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Ritual!” Dosen UM Bongkar Dampak Dahsyat Kurban bagi Solidaritas dan Ekonomi RakyatBahkan sebelum kegiatan berlangsung, Nisye telah menyiapkan salah satu hasil karyanya untuk diberikan kepada Khofifah sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. Namun, pemberian tersebut ditolak secara halus karena Khofifah memilih membeli langsung produk miliknya.
Salah satu tas ecoprint karya Nisye pun akhirnya dibeli seharga Rp250 ribu. Momen tersebut membuat Nisye merasa bangga sekaligus terharu karena hasil karyanya mendapat perhatian secara langsung.
“Senang banget,” kata Nisye dengan wajah bahagia.(*)