KETIK, MALANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) semakin meluas. Saat ini kobaran api merembet hingga kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, api mulai memasuki wilayah Kabupaten Malang pada Rabu, 5 Agustus 2026 malam.
Pergerakan api dipengaruhi kondisi angin yang cukup kuat dari wilayah Watu Gede atau Kedung Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
"Api terpantau bergerak menuju wilayah Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo akibat hembusan angin yang cukup kuat. Petugas gabungan langsung melakukan upaya penanganan agar api tidak semakin meluas," ujar Budiono saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026.
Saat ini Polres Malang menerjunkan personel bersama tim gabungan untuk membantu proses penanganan karhutla. Petugas yang berada di lapangan terdiri dari unsur TNBTS, BPBD, Manggala Agni, TNI, serta masyarakat mitra kawasan.
Baca Juga:
Kebakaran Bromo Meluas ke Malang, 70 Hektare Lahan HangusSelain melakukan pemadaman, personel juga difokuskan untuk melakukan pengamanan area terdampak dan mengantisipasi potensi penyebaran api menuju wilayah lain.
"Personel Polsek Poncokusumo bersama unsur gabungan terus melakukan pemantauan dan membantu proses pemadaman di lokasi. Prioritas utama adalah mencegah penyebaran api serta memastikan keselamatan petugas dan masyarakat sekitar kawasan terdampak," jelasnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Penanganan ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar kebakaran dapat segera teratasi," pungkasnya. (*)