KETIK, JAKARTA – Jorge Martin akhirnya meminta maaf kepada tim Aprilia setelah emosinya meledak di garasi usai MotoGP Catalunya. Namun di tengah situasi panas tersebut, Martin juga menegaskan dirinya tidak punya hal apa pun untuk dibicarakan dengan Raul Fernandez terkait insiden mereka di lintasan.

Dilansir dari Motosan⁠, Martin mengaku frustrasi berat setelah menjalani balapan penuh chaos dengan tiga start berbeda dan beberapa kecelakaan besar.

“Yang penting Alex dan Zarco baik-baik saja,” ujar Martin.

Rider Aprilia itu memang sempat terlihat sangat emosional setelah kembali gagal finis. Kamera juga menangkap momen saat Martin mendorong Paolo Bonora di garasi Aprilia karena luapan emosi sesaat.

Martin pun langsung mengakui reaksinya tersebut salah.

Baca Juga:
Horornya Crash Catalunya! Marco Bezzecchi Ceritakan Potongan Motor Beterbangan

“Ya, aku benar-benar minta maaf. Dorongan itu sama sekali tidak ada gunanya,” kata Martin.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Martin sebenarnya merasa punya pace yang cukup bagus sepanjang race di Montmelo.

“Balapan pertama berjalan bagus, balapan kedua lebih baik, dan yang ketiga bahkan lebih baik lagi,” katanya.

Martin juga kembali mengkritik keputusan Race Direction yang tetap melanjutkan balapan sampai tiga kali start setelah dua red flag besar terjadi di Catalunya.

Baca Juga:
Ini Parodi Ya? Aleix Espargaro Sindir Raul Fernandez Usai Salahkan Jorge Martin

“Melakukan tiga start menurutku sudah berlebihan. Kami juga manusia,” ujar Martin.

MotoGP Catalunya sendiri menjadi salah satu akhir pekan paling emosional untuk Martin musim ini, dengan crash beruntun, ketegangan internal Aprilia, hingga drama panas dengan Raul Fernandez di lintasan. (*)