KETIK, KEDIRI – Persik Kediri mulai meningkatkan intensitas persiapan menjelang bergulirnya Super League musim 2026/2027.

Skuad Macan Putih kini memasuki fase latihan yang lebih menitikberatkan pada aspek teknis dan taktis setelah sebelumnya berfokus pada pemulihan kondisi fisik pemain.

Sesi latihan yang berlangsung di Kediri Soccer Field, Jumat, 31 Juli 2026, dipimpin langsung oleh pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina Torres.

Sejumlah pemain baru, termasuk para pemain muda yang telah diperkenalkan manajemen, turut mengikuti latihan bersama skuad utama.

Marcos mengatakan pekan pertama latihan menjadi masa transisi dari program peningkatan kebugaran menuju pembentukan pola permainan yang akan diterapkan sepanjang kompetisi.

Baca Juga:
Ramai Isu Mangkrak di Medsos, Begini Progres Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Dhoho Kediri

"Ini adalah minggu pertama untuk penyesuaian kembali dan memulai transisi dari aspek fisik ke aspek teknis. Minggu ini lebih terasa seperti pramusim yang sesungguhnya dengan banyak latihan fisik, sekaligus mulai masuk ke aspek taktis dan pola permainan yang akan kami terapkan," ujarnya.

Menurut Marcos, peningkatan intensitas latihan menjadi bagian penting untuk membangun kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Selain mematangkan strategi permainan, tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap proses adaptasi para pemain anyar, khususnya pemain muda yang bergabung pada bursa transfer musim ini.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku puas dengan perkembangan para pemain muda yang dinilai memiliki kualitas sekaligus semangat tinggi untuk terus berkembang.

Baca Juga:
Wujudkan Hunian Layak dan Aman, Pemkot Kediri Rehabilitasi Dua Rumah Warga Korban Gempa

"Saya sangat senang melihat mereka karena mereka adalah pemain yang sangat baik dan memiliki sikap yang baik, terlebih keinginan mereka untuk terus berkembang," katanya.

Marcos menilai kehadiran pemain muda akan memberikan energi baru sekaligus memperkuat kedalaman skuad Persik Kediri dalam menghadapi padatnya jadwal kompetisi.

Menurutnya, mayoritas pemain baru memang berasal dari kelompok usia muda yang memiliki motivasi tinggi untuk membuktikan kemampuan mereka.

"Sejumlah pemain baru memang didominasi dengan pemain muda dan saya menyukai itu karena mereka memiliki energi, ingin belajar dan selalu berusaha menjadi lebih baik. Di satu sisi, mereka menunjukkan kualitas yang memang sudah kami lihat sebelum memutuskan untuk merekrut mereka," ungkapnya.(*)