KETIK, SAMPANG – Jajaran pengurus dan anggota Perstuan Jurnalis Sampang (PJS) melakukan silaturrahmi dengan Kepala Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Moh. Wijdan, yang akrab disapa Bun Wid, pada Sabtu, 26 September 2026. Kunjungan tersebut juga merupakan bentuk dari rangkaian anniversary ke-5 PJS.
Pada kesempatan itu, PJS juga memberikan penghargaan kepada Moh. Wijdan sebagai tokoh terpopuler di Kabupaten Sampang. Beliau dikenal dengan tokoh masyarakat yang sangat mempunyai kedekatan dan kepedulian sosial dengan masyarakat di wilayah pantura Sampang.
Berkenaan dengan digelarkan nya kongres ke-2, di Yogyakarta, juga menjadi pembahasan pada saat silaturrahmi tersebut. Hal itu dilakukan untuk menentukan sosok pemimpin yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan PJS untuk periode berikutnya. Mengingat, masa kepemimpinan Faris Reza Malik akan berakhir.
Resa juga mengingatkan kepada seluruh pengurus untuk segara mendaftarkan diri secara resmi jika sudah memenuhi persyaratan sebagai bakal calon ketua.
"Sebab jika sampai pada batas waktu yang telah ditetapkan panitia belum ada yang mendaftarkan diri seara resmi, maka kebijakan sepenuhnya berada di tangan panitia pemilihan ketua PJS," ujarnya.
Baca Juga:
Peringati HUT Ke-5, Persatuan Jurnalis Sampang Santuni Yatim dan DhuafaHingga kini, belum ada nama-nama yang terdaftar secara resmi sebagai bakal calon ketua PJS. Walaupun demikian ada beberapa nama yang menjadi perbincangan dan digadang-gadang akan mencalonkan sebagai ketua. Tiga nama tersebut diantaranya Mat Jusi, Imron, dan Khoirul Anam.
Sementara itu, Moh. Wijdan juga turut menyampaikan sikapnya terkait akan digelarnya pemilihan bakal calon ketua PJS. Menurutnya, siapapun yang nantinya terpilih menjadi ketua harus mampu menjaga kekompakan dan keharmonisan seluruh anggota dan pengurus, dia juga tidak ingin melakukan intervensi selama proses pemilihan.
“Demokrasi di organisasi itu memang sangat perlu. Namun, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua PJS, saya berpesan agar menjaga keharmonisan dan yang terpilih harus menjaga amanat dari anggota. Yang tidak terpilih juga harus bisa menerima dengan lapang dada,” tuturnya.
Bun Wid berharap PJS ke depan semakin kompak dan solid. Ia juga mendorong organisasi tersebut tetap menjalankan fungsi sosialnya sebagai wadah insan pers sekaligus menjadi suara masyarakat dalam menyampaikan berbagai persoalan publik.
Baca Juga:
Gelar Aksi Satire, Wartawan Sampang: Yang 'Londo Ireng' Itu Penguasa!“PJS harus tetap kompak, solid, menjadi suara bagi masyarakat serta menjadi kontrol sosial yang baik dalam mengawasi kebijakan publik,” pungkasnya.