KETIK, BATU – Jatim Park Group menyiapkan pembangunan aquarium underwater di kompleks Jatim Park 3, Jl. Ir Soekarno, Desa Beji, Kota Batu, dengan nilai investasi mencapai Rp120 miliar. 

Proyek tersebut dikerjakan dengan menggandeng investor asal Malaysia dan direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan dalam waktu dekat.

Marketing & Public Relations Jawa Timur Park Group (JTP Group), Titik S. Ariyanto, mengatakan kebutuhan investasi besar tersebut salah satunya dipengaruhi oleh teknologi yang diperlukan untuk mengelola air laut di dalam aquarium.

“Investasi sebesar itu karena membutuhkan teknologi filtering air laut yang biayanya besar,” ujarnya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, proses ground breaking proyek aquarium underwater tersebut akan segera dilaksanakan. Jika mengacu pada jadwal yang telah disiapkan, objek wisata itu diharapkan dapat mulai beroperasi pada 2027 atau paling lambat 2028.

Baca Juga:
Rangkaian Semarak Hari Jadi ke-25 Kota Batu Digelar Oktober-Desember 2026, Cek Jadwalnya!

Aquarium underwater tersebut dirancang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan standar internasional. Konsep pembangunannya menjadikan aquarium underwater di Phuket, Thailand, yang telah dikenal secara global sebagai salah satu acuannya.

Selain teknologi pengolahan air, besarnya kebutuhan investasi juga dipengaruhi oleh penggunaan material kaca serta pengadaan ikan untuk mengisi aquarium.

“Material kaca harganya sangat mahal. Termasuk ikan-ikannya juga mahal,” papar dia.

Titik menuturkan, pengembangan destinasi wisata di Jatim Park Group tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga memuat unsur pembelajaran. Salah satunya melalui pengembangan wisata yang memanfaatkan teknologi.

Baca Juga:
Diperiksa Kejari, Eks Kepala UPT Pasar Batu Ungkap Keterlibatan Dewan & Dalih Perintah Pimpinan

“Di Jatim Park, semuanya ada pembelajarannya, termasuk wisata berbasis teknologi,” tuturnya.

Ia menambahkan, JTP Group terus berupaya melengkapi fasilitas wisata di Kota Batu agar pengunjung memperoleh pengalaman rekreasi dengan standar keamanan yang menurutnya menyerupai destinasi wisata di luar negeri.

Upaya tersebut juga berkaitan dengan cita-cita JTP Group untuk mendorong Kota Batu menjadi Kota Wisata Nasional secara utuh sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan asing.(*)