KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri acara nonton bareng (nobar) Pertandingan Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Dekata Cafe, Kayutangan Heritage, Senin, 5 Oktober 2026 malam. Suasana tegang sekaligus penuh antusias mewarnai nobar hingga momen bersejarah saat Timnas Indonesia mengangkat piala kemenangan.

Wahyu membaur bersama jajaran Kodim 0833/Kota Malang, termasuk Dandim Letkol Inf Dedy Azis, serta masyarakat yang meramaikan suasana dengan mengenakan jersey Timnas Indonesia. Dukungan penuh mereka berikan kepada skuad Garuda yang berjuang sengit melawan Thailand.

"Kita menunggu 32 tahun juara. Ya, jadi ya tegangnya luar biasa tadi. Tapi alhamdulillah perjuangannya tinggi sekali sampai dengan pertandingan berakhir kita masih menang," ujarnya.

Sepanjang laga, riuh sorak sorai dan ekspresi geregetan warga bersatu saat Indonesia mengancam gawang lawan maupun ketika Thailand menebar ancaman. Kemeriahan pecah pada babak kedua ketika gol indah Dean James membawa Indonesia unggul 1-0. Walau Thailand sempat menyamakan skor menjadi 1-1 dan laga harus berlanjut ke babak extra time, optimisme penonton tidak surut.

Suasana nobar yang penuh dengan antusiasme penonton untuk menyaksikan kemenangan Timnas Indonesia Final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

Baca Juga:
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pecahkan Kutukan 35 Tahun di Era Prabowo

Di babak perpanjangan waktu, penonton sempat terhenyak saat Thailand berbalik unggul 1-2. Namun, Timnas Indonesia tak ingin tinggal diam. Penonton di Kayutangan Heritage kembali bersorak ketika Elkan Baggot berhasil menjajarkan skor menjadi 2-2. Sebuah harapan atas kemenangan Timnas Indonesia bertumbuh semakin subur.

Sorakan dan teriakan kembali mengiringi drama adu penalti. Setelah perjuangan panjang, Indonesia akhirnya mengunci kemenangan atas Thailand dengan skor 4-2.

Wahyu Hidayat bersama seluruh penonton pun bersorak kegirangan merayakan keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

"Memang lawannya tangguh ya. Tapi selama ini kan Thailand ini selalu menjuarai, dan menghadapi pemain yang seperti itu enggak mudah. Kita memang butuh peluang, tapi kita bisa menang pada saat ini. Kita bersyukur aja 32 tahun akhirnya kita bisa juara," tutup Wahyu.(*)

Baca Juga:
Bekuk Thailand 4-2 Lewat Drama Adu Penalti, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026