KETIK, JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Korea Selatan sejak Sabtu, 15 Agustus 2026, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir dari The Guardian pada Selasa, 18 Agustus 2026, Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan menyebutkan, salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Provinsi Gyeongsang Selatan, khususnya Kota Geoje.
Daerah tersebut diterjang hujan dengan intensitas tinggi hingga mencapai 800 milimeter hanya dalam satu akhir pekan.
Hujan yang terus mengguyur hingga Senin, 17 Agustus 2026 membuat total curah hujan di wilayah tersebut mencapai 912 milimeter hingga pukul 18.00 waktu setempat.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran melakukan evakuasi terhadap tiga warga dari sebuah apartemen yang terdampak longsor di Geoje.
Baca Juga:
Dua Bek Berpengalaman Internasional Gabung Persik Kediri, Lini Belakang Macan Putih Kian KokohNamun, salah satu korban ditemukan dalam kondisi henti jantung dan kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Selain korban meninggal, dua warga Geoje dan dua warga dari kota sekitar juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, sekitar 390 warga terpaksa mengungsi. Selain itu, pemadaman listrik terjadi di sekitar 3.580 rumah. (*)