KETIK, JAKARTA – Marco Bezzecchi mengaku MotoGP Catalunya jadi salah satu balapan paling menyeramkan yang pernah ia jalani. Rider Aprilia itu bahkan merasa para pembalap sangat beruntung tidak ada korban yang mengalami cedera lebih parah setelah sederet crash besar di Montmelo.
Dilansir dari gpone.com, Bezzecchi mengatakan situasi di lintasan benar-benar kacau sejak insiden besar Alex Marquez dan Pedro Acosta terjadi.
“Hari ini kami beruntung. Potongan-potongan motor beterbangan ke arah kami,” ujar Bezzecchi.
Pebalap asal Italia itu menjelaskan bahwa banyak rider sebenarnya sempat kehilangan fokus setelah melihat kerasnya kecelakaan yang terjadi di depan mata mereka. Menurut Bez, kondisi lintasan setelah red flag pertama juga masih cukup mengkhawatirkan.
“Ada banyak debu karbon, puing motor, dan semuanya terjadi sangat cepat,” katanya.
Baca Juga:
Ini Parodi Ya? Aleix Espargaro Sindir Raul Fernandez Usai Salahkan Jorge MartinBezzecchi berhasil menyelamatkan hasil cukup penting dengan finis di posisi keempat di tengah balapan yang dipenuhi restart, penalti dan crash besar. Namun baginya, hasil akhir bukan hal utama yang dipikirkan rider setelah race selesai.
“Yang paling penting semua orang selamat,” lanjutnya.
Rider Aprilia itu juga mengakui suasana paddock setelah balapan terasa sangat aneh dan tegang. Banyak rider disebut masih syok melihat bagaimana motor Alex Marquez meluncur liar di lintasan setelah tabrakan dengan Pedro Acosta.
Bezzecchi menjadi salah satu rider yang berada cukup dekat dengan lokasi insiden tersebut.
Baca Juga:
Berikan Kabar Kondisinya Terkini! Johann Zarco: Untungnya Lebih Banyak Rasa Takut Daripada Kerusakan Serius“Aku melihat banyak puing beterbangan dan itu benar-benar menakutkan,” ujarnya lagi.
MotoGP Catalunya 2026 sendiri berubah menjadi salah satu race paling chaos musim ini, dengan tiga kali start, dua red flag, serta banyak rider top yang gagal finis akibat kecelakaan besar. (*)