KETIK, BLITAR – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, serta Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, pada Senin, 5 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur itu diisi dengan pembagian bantuan pangan dan hadiah bagi warga, serta menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Di Mojokerto, Pasar Murah berlangsung di halaman Kantor Kepala Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, pada Minggu sore. Kegiatan ini merupakan Pasar Murah ke-158 yang digelar Pemprov Jawa Timur, sekaligus gelaran kedua dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Malang.
Gubernur Khofifah membagikan beras lima kilogram dan telur ayam kepada masyarakat. Ia juga menyiapkan sepuluh hadiah undian berupa lima kipas angin dan lima kompor gas untuk menambah kegembiraan warga yang hadir.
“Khusus di bulan Oktober ini kita seiringkan dengan HUT Pemprov yang ke-81 sehingga tadi misalnya menyiapkan doorprize. Harapannya kita membangun bahagia gembira bersama,” ujar Khofifah.
Baca Juga:
Jelang Hari Jadi Ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Gubernur SoerjoSehari setelahnya, Pasar Murah kembali digelar di Lapangan SDN Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, mulai pukul 14.00 WIB. Pada kesempatan ini, Khofifah membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram kepada warga lanjut usia. Ia juga membeli produk UMKM untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, Khofifah turut mengundi hadiah bagi pengunjung Pasar Murah di Kademangan, antara lain kipas angin dan kompor gas.
Menurut Khofifah, kegiatan tersebut merupakan cara pemerintah mendekatkan masyarakat terhadap akses bahan pangan sekaligus membantu menjaga daya beli di tengah dinamika harga. Pasar Murah juga memberi ruang bagi produk UMKM setempat untuk dikenal lebih luas.
“Kita ingin mendekatkan penjangkauan kepada konsumen. Sehingga lewat Pasar Murah ini kita mencoba menyapa lebih merata daerah-daerah yang ada di Jawa Timur ini,” katanya.
Baca Juga:
Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Proklamator Bung Karno Ajak Teladani Semangat Gotong RoyongGubernur Khofifah mengatakan, peringatan Hari Jadi Jawa Timur perlu diwujudkan melalui kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Hal itu sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Jawa Timur Unggul, Maju, dan Berkelanjutan”.
“Ini berarti kita harus berbenah di semua sektor, termasuk pengendalian ekonomi dan menjaga stabilitas masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan memerlukan kerja sama pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat. Pemprov Jawa Timur akan terus berupaya menjangkau berbagai wilayah melalui kegiatan yang menjawab kebutuhan warga.
Pasar Murah di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, menyediakan komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng tersedia dengan harga Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Komoditas lainnya meliputi bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.
Sementara itu, Pasar Murah di Kademangan, Kabupaten Blitar, menyediakan beras premium seharga Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng dijual Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Telur ayam ras tersedia dengan harga Rp20.000 per kemasan, sedangkan daging ayam ras Rp32.000 per kemasan. Bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp6.000 per 250 gram, sementara paket cabai Rp5.000 per 200 gram.
Salah seorang warga Desa Ngrowo, Kabupaten Mojokerto, Diah (31), mengaku senang dengan pelaksanaan Pasar Murah di lingkungan tempat tinggalnya. Ia datang bersama anaknya untuk membeli kebutuhan pokok, tetapi tidak menyangka juga membawa pulang hadiah berupa kipas angin. Ia juga berharap kegiatan ini dapat lebih sering digelar untuk memudahkan masyarakat.
“Alhamdulillah senang sekali. Tidak menyangka, mau belanja tetapi pulang membawa kipas angin. Matur Nuwun Ibu Khofifah. Semoga Pasar Murah seperti ini bisa sering-sering ada. Sukses selalu untuk Jawa Timur,” pungkasnya.(*)