KETIK, JAKARTA – Badan Pengurus Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) sukses menggelar acara strategis nasional bertajuk “Sarasehan Kebangkitan Ekonomi Daerah”.
Acara tersebut diadakan Rabu 30 September 2026 di Studio DetikTV, Thamrin City, Halease Hub, Jakarta.
Acara dibuka secara resmi dengan keynote speech dari Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman.
Dalam pidatonya, Muliansyah memaparkan peta jalan (roadmap) kebangkitan ekonomi daerah sebagai fondasi utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Muliansyah menyoroti kondisi perekonomian nasional yang selama ini dinilai terlalu berpusat di Pulau Jawa (Jawa Sentris). Menurutnya, daerah-daerah lain memiliki potensi yang tidak kalah luar biasa.
Baca Juga:
BPD Kapmi Riau Dibentuk, Ketum Muliansyah: Akan Jadi Motor Penggerak Pengusaha Muda di Sumatera"Selama ini ekonomi Indonesia terlalu Jawa Sentris. Padahal potensi Riau, Banten, Kalimantan Barat, hingga Jawa Barat sangat luar biasa. KAPMI hadir untuk memastikan ekonomi 8% itu berkeadilan, bukan hanya tumbuh di Jakarta, tapi tumbuh dari daerah untuk Indonesia," ujar Muliansyah di Studio DetikTV, Thamrin City, Halease Hub, Jakarta.
Selain itu, dalam sarasehan bertema besar “Dari Daerah Untuk Indonesia: Menggerakkan Ekonomi Lokal Menuju Ekonomi 8% Berkeadilan” ini juga menghadirkan lima Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KAPMI terbaik dari wilayah penyangga ekonomi nasional sebagai narasumber. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan pengusaha muda daerah dalam mengawal pembangunan.
Narasumber tersebut adalah Octaria Vadilla Supratman , Ketua BPD KAPMI Jawa Barat, Eko Basuki Wibowo , Ketua BPD KAPMI Jakarta, Raihan Syaukani (Ketua BPD KAPMI Banten, Boy Nanang Wahyudi, (Ketua BPD KAPMI Kalimantan Barat) serta Azhari Wispinaldo, Ketua BPD KAPMI Riau.
Dalam sesi diskusi, masing-masing ketua BPD memaparkan tantangan serta peluang unik di wilayahnya.
Baca Juga:
Ketum BPP Kapmi Muliansyah Abdurrahman Dorong Revisi Total UU KADIN ke Baleg DPR RIMulai dari Riau yang unggul dengan potensi sawit dan energi, Kalimantan Barat dengan komoditas perbatasan dan sumber daya alam, Banten yang kuat di sektor industri dan logistik, hingga Jawa Barat dan Jakarta sebagai pusat inovasi serta pasar utama.
Diskusi yang dipandu oleh presenter DetikTV, Dian Permatasari, berjalan dengan hidup, kritis, dan dinamis, berhasil menggali berbagai ide segar dari para pemimpin daerah tersebut.
Agenda ini merupakan bentuk komitmen nyata BPP KAPMI dalam mengawal pembangunan ekonomi nasional yang inklusif. Melalui sarasehan ini, BPP KAPMI tidak hanya berhenti pada ruang diskusi, tetapi juga menargetkan lahirnya rekomendasi konkret serta sinergi bisnis antardaerah.
“Langkah ini sekaligus menegaskan posisi KAPMI sebagai lokomotif pengusaha muda yang berpihak pada kemajuan daerah demi pertumbuhan nasional yang berkeadilan,”pungkas Muliansyah. (*)