KETIK, KEDIRI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya melakukan teken perjanjian kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri di Cafe Bercakap Kopi Kabupaten Kediri, Kamis 23 Juli 2026. Inisiasi langkah sinergi itu dilakukan sebagai upaya mendorong perlindungan jaminan sosial dan keselamatan kerja bagi wartawan khususnya di wilayah Kediri Raya.

Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama tersebut dilakukan sebagai wadah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jurnalis di Kediri saat bertugas di lapangan. Mengingat masih banyak wartawan di Kediri Raya yang belum mengantongi perlindungan jaminan sosial dari tempatnya bekerja maupun mandiri.

"Masih banyak wartawan, baik di internal anggota PWI maupun di luar organisasi, yang belum tercover BPJS Ketenagakerjaan," kata Bambang.

Berkaca dari kondisi tersebut, PWI Kediri Raya bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kediri agar para pemburu berita khususnya di wilayah Kediri Raya bisa mendapatkan jaminan perlindungan sosial. Untuk itu pihaknya mengajak kepada seluruh insan pers di Kediri Raya untuk terdaftar sebagai peserta penerima manfaat.

"Kita ajak, tidak hanya di PWI saja, tetapi di media apapun, di organisasi lain ataupun yang tidak berorganisasi, kita ajak. Itu sangat penting bagi pekerja yang ada di lapangan, terutama profesi wartawan," imbuhnya.

Baca Juga:
Kongres Anak Kota Kediri 2026, Mbak Wali Dorong Anak Sampaikan Aspirasi untuk Pembangunan Daerah

Terlebih, lanjut Benk sapaan akrabnya, besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung secara mandiri relatif terjangkau bagi pekerja bukan penerima upah bagi wartawan yang belum tercover jaminan sosial ketenagakerjaan dari tempatnya pekerja. Tak sebanding dengan potensi risiko yang dihadapi wartawan saat bertugas di lapangan.

"Mohon maaf, bisa dibilang lebih murah (besaran iurannya, red) jika dibandingkan rokok teman-teman, tak sampai 40 ribu per-bulan. Padahal manfaat yang didapat sangat penting bagi teman-teman yang bekerja di lapangan. Kita tidak meminta, namun perlindungan sosial ketenagakerjaan ini sebagai langkah antisipatif dan sangat penting bagi kita," pungkasnya.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri, Anggito Putra Yaseri menyambut baik sinergi dan kolaborasi yang diinisasi PWI Kediri bersama para jurnalis di Kediri Raya. Menurutnya kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial bagi wartawan harus terus ditingkatkan mengingat tingginya mobilitas profesi jurnalis.

"Ketika saya di lapangan itu melihat bahwasanya masih banyak nih teman-teman wartawan belum memiliki perlindungan dengan berbagai latar belakang. Padahal manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting sekali, apalagi bagi bagi pekerja-pekerja profesi yang dominan di lapangan," kata Anggito.

Baca Juga:
Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucap "Lu Punya Otak Gak Sih" ke Wartawan

Anggito berharap sinergi ini dapat mewujudkan iklim kerja yang lebih aman bagi seluruh jurnalis di Kediri Raya. Selain menyasar profesi jurnalis, Anggito menyebut BPJS Ketenagakerjaan Kediri saat ini juga terus menggencarkan kepesertaan di sektor pekerja informal lainnya. Langkah ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat yang memiliki aktivitas ekonomi bisa mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara merata.

"Insya-Allah dengan kolaborasi ini, kita bisa memastikan teman-teman media di lapangan terlindungi, sehingga mereka bisa kerja keras, bebas cemas ke depannya," pungkasnya. (*)