KETIK, ACEH BARAT DAYA – Seorang pria berinisial WW (31), pekerja bangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, diamankan warga setelah diduga terlibat dalam pencurian barang berharga milik warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Rambong, Kecamatan Setia, pada Senin malam (24/8/2026). Terduga pelaku WW warga Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebut, terduga pelaku ditangkap oleh masyarakat di rumah milik korban berinisial MH warga Desa Rambong, Setia. Warga juga menduga WW berkaitan dengan beberapa kasus kehilangan barang berharga yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut.
"Ada beberapa barang berharga yang hilang, seperti emas dan handphone," ungkap seorang warga di lokasi kejadian.
Setelah diamuk massa, WW kemudian diserahkan kepada personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Abdya yang datang ke lokasi untuk mengamankan terduga pelaku.
Baca Juga:
Razia Kamar Napi Lapas Blangpidie, Petugas Temukan Kipas Angin hingga Pisau"Sudah beberapa kali rumah warga dimasuki maling. Bisa saja pelakunya juga orang yang sama, mengingat selama ini di sini tidak pernah terjadi pencurian. Makanya warga sangat geram. Sekarang sudah dibawa polisi," katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu Maiyudi, membenarkan pihaknya telah mengamankan WW beserta barang bukti berupa dua unit handphone, surat jual beli emas, serta beberapa emas yang diduga imitasi.
"Korban sudah membuat laporan, terduga pelaku WW juga sudah kita amankan," kata Maiyudi, Selasa (25/8/2026).
WW saat ini diamankan di Mapolres Abdya untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami apakah WW berkaitan dengan dugaan kehilangan barang lainnya.
Baca Juga:
Urus SIM Makin Gampang, Petugas Satlantas Polres Abdya Siap Antar Langsung ke Rumah Pemohon"Berdasarkan laporan yang kami terima, korban mengalami kerugian yang diperkirakan sekitar Rp5 juta," sebut Maiyudi.
Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan para pihak guna memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi. (*)