KETIK, GRESIK – Petani mangga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan hasil panen tahun ini. Penurunannya mencapai 60 persen dibanding tahun lalu.

Salah seorang petani, Amri (42), mengatakan, hasil panen mangga tahun ini banyak mengalami gagal panen karena kendala cuaca buruk.

Ia menyebut, di saat waktu berbunga, bakal buah pohon mangga berguguran diterpa cuaca hujan dan angin.

Perbedaan mencolok sangat dirasakan petani mangga jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. 

"Tahun kemarin cuacanya bagus. Tetapi sekarang ini baru pertengahan panen raya sudah musim hujan. Penurunan hampir 60 persen tahun ini untuk hasil panen karena banyak yang gagal berbuah," katanya. 

Baca Juga:
Laka Maut di Doudo Panceng Salip Truk, Dua Orang Meninggal Dunia

Amri menceritakan, dalam satu hari bisa melakukan panen di kebun mangga mencapai 1,5 ton. Ia menyebut, musim panen raya mangga selalu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh para pedagang grosir di berbagai daerah. 

"Hasil panen ini kami kirim ke berbagai daerah seperti Bandung dan Jakarta. Paling banyak permintaan dari Bandung," jelasnya. 

Dalam sekali pengiriman ke berbagai daerah, ia dapat membawa sebanyak 6 ton. Adapun jenis mangga yang turut dikirim Amri meliputi mangga harum manis, manalagi, gadung, hingga kopyor.

"Paling banyak diminati masyarakat adalah mangga harum manis," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026