KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu melakukan mitigasi di sepanjang aliran Sungai Curah Krecek, Kecamatan Bumiaji, Jumat, 7 Agustus 2026, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi banjir bandang. 

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan material yang berpotensi menyumbat aliran sungai hingga normalisasi untuk memastikan aliran air tetap lancar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Esty Dwiastuti, mengatakan sumbatan pada aliran sungai menjadi salah satu pemicu utama banjir bandang. Karena itu, mitigasi dilakukan bersama sejumlah unsur pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat.

“Salah satu pemicu utama banjir bandang adalah sumbatan di aliran sungai. Hari ini kami melakukan langkah nyata untuk menjaga alam dan melindungi warga,” ujar Esty.

Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, TNI, Polri, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Perhutani, Tahura, perangkat Desa Sumbergondo dan Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, bersama warga serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga:
Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KONI Kota Batu, Kejari Periksa Lebih dari 15 Saksi

Mitigasi, tambahnya, dilakukan di sepanjang aliran Sungai Curah Krecek yang membentang dari Desa Tulungrejo hingga Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.

Menurut Esty, terdapat tiga fokus utama dalam kegiatan tersebut, yakni membersihkan sampah yang menyumbat aliran air, menyingkirkan pohon tumbang yang berpotensi menghambat aliran sungai, serta melakukan normalisasi sungai untuk memastikan aliran air tetap berjalan lancar.

“Ini adalah upaya preventif vital untuk mencegah bencana banjir bandang di masa depan. Dengan membersihkan sampah dan menyingkirkan pohon tumbang, kita tidak hanya menormalisasi sungai, tetapi juga menyelamatkan pemukiman dari potensi ancaman banjir bandang,” imbuhnya.

Esty juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kebersihan sungai menjadi bagian penting dari kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Baca Juga:
Indikasi Geografis Apel Kota Batu Ditolak Setelah 8 Tahun, Dokumen Pendukung Belum Lengkap

“Ayo ikut andil. Jaga kebersihan sungai di sekitar kita dan jangan buang sampah sembarangan. Sungai yang bersih adalah cerminan masyarakat yang peduli lingkungan,” pungkas Esty.