KETIK, JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 yang jatuh pada tanggal 27 Mei, umat muslim mulai mempersiapkan ibadah kurban dengan memilih hewan terbaik dan sesuai syariat Islam.
Pemilihan hewan kurban menjadi hal penting agar ibadah yang dijalankan sah sekaligus menghasilkan daging yang sehat untuk dikonsumsi.
Dikutip dari laman resmi BAZNAS RI, terdapat sejumlah tips yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum membeli hewan kurban.
1. Pastikan Hewan Ternak yang Diperbolehkan
Hewan yang digunakan untuk kurban harus berasal dari jenis hewan ternak yang diperbolehkan dalam Islam, seperti kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta. Hewan tersebut juga harus dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.
Baca Juga:
Jelang Idul Adha 2026, Distan KP Kota Batu Sebar 10 Ribu Vaksin PMK dan Intensifkan Pengawasan Ternak2. Perhatikan Umur Hewan Kurban
Usia hewan menjadi syarat penting dalam ibadah kurban.
Kambing dan domba minimal berumur satu tahun, sedangkan sapi dan kerbau minimal dua tahun.
Usia hewan dapat diketahui melalui catatan ternak atau pemeriksaan gigi susu yang telah tanggal pada bagian depan.
Baca Juga:
Tinjau ke Pasar Hewan, Wakil Bupati Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Iduladha3. Pilih Hewan Kurban yang Sehat dan Tidak Cacat
Hewan kurban harus bebas dari penyakit dan cacat fisik.
Tanda-tanda hewan sehat antara lain mata cerah, bulu bersih mengkilap, nafsu makan baik, serta gerak yang lincah.
Sebaliknya, hewan yang mengalami buta sebelah, demam, diare, bulu kusam, atau terlihat lemas tidak layak dijadikan hewan kurban.
Masyarakat juga dianjurkan meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari penjual.
4. Hindari Hewan Kurban yang Kurus
Kondisi fisik hewan perlu diperhatikan sebelum membeli. Hewan yang sehat umumnya memiliki tubuh berisi, aktif bergerak, dan tidak tampak lesu.
Nafsu makan yang baik menjadi salah satu indikator bahwa hewan dalam kondisi prima dan layak untuk dikurbankan.
5. Pilih Lokasi Pembelian yang Bersih dan Terpercaya
Lokasi pembelian hewan kurban juga menjadi perhatian penting.
Masyarakat diimbau tidak membeli ternak yang dipelihara di area tempat pembuangan sampah karena berisiko mengandung zat berbahaya.
Sebaliknya, pilih peternakan yang bersih, sehat, dan jauh dari polusi udara agar kualitas hewan tetap terjaga.(*)