KETIK, MALANG – Jumlah penduduk laki-laki di Indonesia tercatat lebih banyak dibandingkan perempuan pada Semester I 2026. Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menunjukkan jumlah penduduk laki-laki mencapai 146.402.289 jiwa.
Angka tersebut setara dengan 50,46 persen dari total penduduk Indonesia. Sementara itu, jumlah penduduk perempuan tercatat sebanyak 143.722.784 jiwa atau 49,54 persen.
Secara keseluruhan, jumlah penduduk Indonesia mencapai 290.125.073 jiwa. Jumlah tersebut bertambah 1.809.984 jiwa dari Data Kependudukan Semester II 2025 yang hanya 288.315.089 jiwa.
Selain itu, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak sekitar 2,68 juta jiwa dibandingkan perempuan. Selisih ini menunjukkan bahwa penduduk laki-laki masih sedikit lebih dominan pada jumlah penduduk Indonesia.
Jumlah penduduk pada Semester I 2025 mengalami peningkatan. Penduduk laki-laki bertambah sebanyak 904.197 jiwa. Sementara itu, penduduk perempuan mengalami peningkatan sebanyak 905.787 jiwa.
Baca Juga:
Warga Karanglo Blitar Sindir Ekonomi Mencekik Lewat Gerak Jalan, Kostum Koboi hingga Yel-yel SKJ Pelari KalcerData tersebut disampaikan Ditjen Dukcapil Kemendagri melalui akun Instagram resmi @dukcapilkemendagri. Dalam Unggahan tersebut Ditjen Dukcapil merilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026. Data kependudukan tersebut tercatat per 30 Juni 2026.
Ditjen Dukcapil berharap dengan adanya data kependudukan ini membantu meningkatkan kualitas pelayan Publik. Data yang akurat, mutakhir, dan terpadu menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan. Data tersebut juga mendukung perencanaan pembangunan di berbagai sektor.
Data tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi kependudukan. Pemutakhiran data secara berkala juga diperlukan untuk menjaga validitas dan ketepatan informasi. Dengan demikian, data kependudukan dapat mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.(*)