KETIK, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo bergerak cepat (gercep) merespons musibah kebakaran yang melanda warga Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Senin, 27 April 2026.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turun langsung ke lokasi bersama Plt Kepala Dinas Sosial dan Kepala Pelaksana BPBD Situbondo untuk melihat kondisi rumah pascakebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban.

Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial dan BPBD menyalurkan bantuan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, serta dukungan logistik lainnya.

Pemerintah daerah juga langsung berkoordinasi dengan dinas terkait agar penanganan pascakebakaran berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Saya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau,” kata Mas Rio.

Baca Juga:
Pilkades Serentak Pacitan Mundur Tahun Depan, DPMD: Tunggu Rampung Regulasi

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan hadir membantu warga terdampak, termasuk mendorong percepatan pemulihan kondisi mereka.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah akan berupaya membantu meringankan beban korban, baik melalui bantuan logistik maupun perbaikan tempat tinggalnya nanti,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk segera memperbaiki rumah warga yang terdampak.

“Kami komitmen akan memperbaiki 3 rumah penduduk yang kebakaran tersebut dan memerintahkan dinas terkait gerak cepat untuk memperbaiki rumah tersebut,” katanya.

Baca Juga:
Peringati Hari Otonomi Daerah 2026, Bupati Situbondo Tegaskan Komitmen Sukseskan Pembangunan Nasional

Dalam kesempatan itu, Mas Rio juga berbincang langsung dengan para korban guna memastikan kebutuhan mendesak yang diperlukan.

Salah satu korban, Zainul Bahri, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah.

Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran langsung Bupati Situbondo di lokasi kejadian.

“Terima kasih kepada Mas Rio Bupati Situbondo yang datang langsung melihat kondisi rumah kami,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Dinas Sosial dan BPBD Situbondo.

“Kami sangat terbantu dengan perhatian dan bantuan ini. Kami juga berharap ada dukungan lanjutan untuk proses perbaikan tempat tinggal yang rusak,” pungkasnya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 06.22 WIB itu diduga akibat korsleting listrik.

Tiga rumah milik Zainul Bahri (55), Baharudin (75), dan Surya Darmali (13) ludes terbakar hingga rata tanah. Dua di antaranya merupakan bangunan semi permanen.(*)