KETIK, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah hampir tuntas atau mencapai 91 persen. Total rencana pemberangkatan tahun ini sebanyak 44.080 orang, per 19 Mei 2026 total kumulatif pemberangkatan mencapai 40.207 orang yang terbagi dalam 106 kloter. Seluruh jemaah terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Diinformasikan, per 20 Mei 2026 telah memasuki hari ke-30 operasionalisasi, baik jemaah masuk Asrama Haji maupun berangkat ke Tanah Suci. PPIH Embarkasi Surabaya menjadwalkan kedatangan lima kloter ke Asrama Haji yang masuk besok, totalnya 1.900 jemaah dan petugas dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, dan Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 19 Mei 2026, jumlah jemaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya berkurang dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 16 orang.

Hingga saat ini, jumlah jemaah masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 10 orang yang terdiri atas 4 jemaah sakit, 2 pendamping, dan 4 orang kategori lain-lain masih menjalani observasi kesehatan maupun penjadwalan keberangkatan lanjutan.

Pada fase pertama pemberangkatan, jamaah tertua Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang yang berusia 98 tahun.

Baca Juga:
Masyair Muqaddasah Jadi Waktu Mustajab, Jemaah Haji Diingatkan Perbanyak Doa dan Zikir

Kendati demikian, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh layanan operasional terus dioptimalkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan dan kenyamanan jemaah.

“PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” tuturnya. 

PPIH Embarkasi Surabaya juga berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan dan kenyamanan jemaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. (*)

Baca Juga:
Pengurus ISKI Jawa Timur Resmi Dilantik, Tugas Pertama Fokus Benahi Etika Komunikasi Medsos