KETIK, SIDOARJO – Resepsi perayaan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di GOR Delta Sidoarjo membawa banyak rezeki untuk UMKM maupun masyarakat sekitar. 

Tidak hanya masyarakat Jawa Timur yang mengikuti acara akbar NU kali ini, beberapa masyarakat mengaku dari luar daerah  khusus datang untuk berjualan di Harlah 1 Abad NU kali ini. 

Diungkapkan oleh Andre (40), pria ini jauh-jauh dari Sumatera untuk menjajakan aksesoris khas NU yang berada di kawasan dalam GOR Delta Sidoarjo mengaku laris manis karena adanya acara ini. Harganya mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung jenis aksesoris NU. 

Atribut kaos NU laris manis di peringatan puncak 1 Abad NU. (Foto: Shinta/Ketik.co.id)

"Jualan atribut Banser, Harlah NU, muslimat dan fatayat, yang paling laris gantungan kunci," ujar Andre. 

Baca Juga:
Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Selain gantungan kunci, yang sering diburu adalah pin maupun logo NU. "Ini gantungan kunci laku 10 pcs, pada dasarnya semuanya laris logo-logo kurang lebih 100 pcs," paparnya. 

Andre berjualan dari malam hari saat acara harlah dimulai, hingga nanti malam sekaligus untuk merayakan Harlah Seabad NU

Pedagang baju khas Harlah Seabad  NU diburu masyarakat. (Foto: Shinta/Ketik.co.id)

Terpantau Ketik.co.id beberapa pedagang laris manis, diburu masyarakat mulai makanan berat, makanan ringan sampai pernak-pernik khas Harlah Seabad  NU. 

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

Lain halnya, Abah Yanto sebagai tukang ojek, ia mengaku kurang dari 1 jam ia sudah mengantarkan 3 penumpang ke tujuan. Jarak yang ditempuh juga dekat kurang lebih 1 sampai 3 km. 

"Rp 30 ribu mbak sekali jalan, alhamdulillah memang kesini niatnya cari rezeki, saya dari Desa Beringin Bendo Taman," ujarnya. 

Pedagang di sepanjang jalan GOR Sidoarjo. (Foto: Shinta/Ketik.co.id)

Antusiasme masyarakat nahdliyin sangat besar di perayaan seabad  NU kali ini, mereka berangkat malam hari hingga bisa bersholawat di pagi hari yang dipimpin langsung oleh Habib Syech Bin Abdul Qaddir Assegaf. 

Selain itu, masyarakat juga menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo beserta menteri dan beberapa kiai  Nahdlatul Ulama untuk sekedar bertemu dan bersalaman. (*)