KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menghadiri sekaligus membuka kegiatan bedah buku dan temu penulis yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo, Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo itu diikuti pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, hingga komunitas membaca di Kabupaten Situbondo dan pejabat Pemkab Situbondo. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan bahwa budaya membaca dan menulis harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda.
Menurutnya, buku merupakan jendela ilmu yang mampu membuka wawasan serta membentuk karakter masyarakat yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kegiatan bedah buku dan temu penulis ini menjadi ruang inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai dunia literasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Bupati Situbondo.
Baca Juga:
Bupati Situbondo Imbau Desa Tak Gelar PAW Kades, Fokus Pilkades Serentak 2027Lebih lanjut, Bupati Situbondo mengatakan, buku yang berjudul “Rumah” karya J.S Khairen ini ada kesamaan dengan perjalanan hidupnya.
“Mimpi saya saat itu ingin keliling dunia. Bahkan saat saya masih sekolah SD setiap tidur saya memegang buku Atlas. Kalau Ria yang menjadi tokoh di dalam buku ini, maka di Situbondo ada Rio,” ujarnya.
Tak hanya itu yang disampaikan Bupati Rio, namun dia juga mengatakan bahwa, setelah keliling Indonesia ternyata dia harus pulang kembali ke rumah, untuk membangun Kabupaten Situbondo.
“Saya pulang ke rumah Situbondo untuk membangun kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Situbondo,” pungkasnya.
Baca Juga:
Kepala Staf Kogartap III Surabaya Kunjungan Kerja ke Kabupaten SitubondoSekadar informasi, acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi bersama penulis, tanya jawab, serta berbagi pengalaman proses kreatif dalam menulis buku. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.
Selain menjadi ajang edukasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan penulis-penulis muda berbakat dari Situbondo yang dapat menghasilkan karya inspiratif dan membanggakan daerah. (*)