KETIK, SURABAYA – de Red FC, bersiap untuk memulai petualangan di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia, musim 2026/2027. Menariknya, tim yang bermarkas di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya (G10N) ini banyak diperkuat pemain-pemain muda.

Pelatih de Red FC, Aji Santoso mengungkapkan, ia tidak gentar walaupun timnya banyak diperkuat pemain muda. Ia justru optimistis, de Red FC bisa bersaing dengan kontestan tim-tim Liga 2 lainnya.

"Alasan pertama saya banyak mendatangkan pemain muda karena memang diwajibkan oleh manajemen untuk memunculkan pemain-pemain muda yang ada di Jawa Timur, khususnya Surabaya," katanya pada saat launching tim, Kamis, 10 September 2026.

Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu melanjutkan, optimismenya itu sejalan dengan realita. Ia mengungkapkan, pemain-pemain muda yang direkrut tidak bisa langsung tampil optimal. Butuh proses.

"Tentunya tahun pertama ini mereka pasti akan beradaptasi dengan kompetisi. Insyaallah di tahun kedua, mereka sudah benar-benar siap untuk terbang. Jadi itu target saya," jelasnya.

Baca Juga:
Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok”, Bos Sound Horeg Diminta Minta Maaf ke MUI Jatim

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan dua target de Red FC di Liga 2. "Pertama tadi, prestasi, berusaha untuk bisa memaksimalkan yang dikasih manajemen ke saya. Kedua, saya akan memunculkan pemain-pemain muda," tuturnya.

Pertandingan pertama de Red FC, pada Sabtu,12 September 2026 melawan Tornado Kendal FC di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya. (*)

Baca Juga:
Ungkap Kasus dengan Cepat, Iptu Nur Fajri Alim Raih Penghargaan Tokoh Reserse Responsif di 9.9 Awarding Ketik.com