KETIK, BATU – ‎Wajah kawasan Alun-alun Kota Batu bersolek atau berubah dengan adanya gate parkir yang digadang gadang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

‎Gate parkir itu terpasang di tiga titik utama, yakni Jalan Munif, Jalan Sudiro Selatan dan Jalan Sudiro Utara. Informasi yang diterima ketik.com tersebut bakal di ujicoba 5 Desember 2025 besok. 

‎Pantauan Ketik.com, Jumat 5 Desember 2025, di tiga titik tersebut sudah terpasang alat gate parkir lengkap. Di sisi Jalan Sudiro Selatan dan di jalan Munif terdapat gate parkir dilengkapi dengan bilik untuk pembayaran.

‎Kepala Dishub Kota Batu, Hendry Suseno beberapa waktu lalu menyampaikan, penataan parkir Alun Alun Kota Batu akan menjadikan kapasitas parkir motor yang awalnya 1.000 unit, bakal bertambah.

‎Ia optimistis, penataan parkir akan membuat kawasan makin ramai, bukan sepi, seperti kekhawatiran sebagian PKL.

Baca Juga:
Program Tora, Giri Murti Tlekung Jadi Pusat Agroforestri dan Wisata Edukasi

‎"Untuk roda empat, masih dilakukan pembahasan lanjutan, melihat perkembangan di lapangan, nanti akan kami tampung masukan di lapangan," tegasnya.

‎Menurutnya, untuk pedagang sudah tidak ada masalah. Karena sebelumnya juga sudah dilakukan pertemuan. Artinya tidak ada masalah dan pedagang tetap bisa berjualan seperti biasa di alun-alun Kota Batu. 

‎"Hanya skema saat mereka masuk, parkir pedagang bayar Rp 2 ribu. Setelah itu mau keluar masuk tidak bayar lagi, khusus pedagang hanya satu kali bayar," jelas Hendry.(*)

Baca Juga:
DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur